Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Natal

Loading

Renungan Natal

Yesus Kecil yang Manis

Nats: Dia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya (Yohanes 1:11)

Bacaan: Yohanes 1: 1-14

Pada musim Natal tahun 1932, Robert McGimsey menghadiri kebaktian tengah malam di New York dan pulang ke apartemennya pada dini hari. Ketika tiba di blok terakhir, ia melewati pintu yang terbuka dari sebuah klub di mana sekumpulan orang berseru, bersumpah, dan menyanyi. Yang lain sedang mabuk sehingga berjalan melewati batas jalan. ...selanjutnya»

Menghargai Natal di dalam Hati Kita

Bagaimana kita seharusnya merayakan Natal? (Renungkan Lukas 2:8-20)

Jika Anda bukan orang Kristen, cara yang terbaik untuk merayakan Natal adalah dengan menjadi orang Kristen, yaitu dengan percaya kepada Tuhan Yesus, meminta Dia agar masuk ke dalam hati Anda dan mengambil keputusan untuk mau mengikut Dia sebagai murid-Nya. ...selanjutnya»

Sederhana Namun Tak Ternilai

Gigi Graham Tchividjian

Pernahkah Anda bertanya-tanya dalam hati bagaimana malam Natal yang pertama itu dirayakan? Apakah kerubim dan serafim -- para malaikat dengan tugas yang berbeda -- begitu sibuk mempersiapkan kedatangan Tuhan yang turun ke bumi dalam wujud bayi laki-laki?

Mungkin di suatu tempat di surga, para malaikat surgawi saat itu sibuk mempersiapkan pertunjukan yang luar biasa untuk dinyatakan kepada para gembala. Sementara, malaikat lain menyusun rencana untuk menampakkan sebuah bintang khusus yang akan menuntun orang-orang majus. Mungkin pula, malaikat lainnya sedang mengawasi Yusuf dan Maria tatkala mereka sedang menuju kandang domba. ...selanjutnya»

Pesta di Kandang Domba

Tugas Renungan Natal (by Andy Harjono)

Ayat: Lukas 2:10-11 "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud".

Apa yang terlintas dalam pikiran kita dengan kalimat di atas? Kok pesta di rayakan di kandang domba? Padahal kandang identik dengan kotoran, jorok, bau dan tempat hewan? Mana mungkin pesta natal dilakukan di tempat seperti itu? Tapi dari tempat yang kelihatannya tidak mungkin ini terjadi 'Pesta' yang begitu agung, dimana Malaikat dan tentara sorga memuji dan memuliakan Allah yang datang ke dunia dalam menyambut lahirnya sang Juruselamat manusia. ...selanjutnya»

Minggu Advent: Menanti dan Introspeksi

Penulis: Weinata Sairin

Keunikan dan kekayaan dari sebuah negara Indonesia adalah bahwa berbagai agama hidup dan tumbuh kembang dengan leluasa di dalamnya. Indonesia bukan negara agama yang mengakomodasi ketunggalan agama, tetapi sebuah negara Pancasila yang mengakomodasi kemajemukan agama. Bahkan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya. Dari pengalaman empirik, relasi antarumat beragama berlangsung dengan baik. Sikap saling menolong, saling respek, saling mengunjungi dan saling mengucapkan selamat pada hari-hari raya keagamaan terwujud dalam keseharian untuk melakukan hal-hal itu, mereka tidak diatur oleh ketentuan perundangan apapun juga; sebab realitas itu merupakan aktualisasi dari nilai-nilai luhur ajaran setiap agama. Bukan hanya lima agama yang hidup di Indonesia seperti yang acap diklaim pemerintah: Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha. ...selanjutnya»

Merayakan Natal di Rumah Sakit

Berulang kali Desi melihat ke jam dinding. Aaah, baru jam tiga petang. Tidak sabar rasanya menanti jam 17.30, saatnya ia dan Mama akan pergi ke kebaktian Natal di gereja. Menghadiri kebaktian natal sungguh menyenangkan: menyanyikan lagu "Malam Kudus", menyalakan lilin-lilin kecil dan mendengarkan khotbah. Sayang tahun ini papa Desi tidak bisa pulang untuk merayakan Natal. Papa Desi bekerja sebagai pelaut, jadi tidak bisa pulang untuk merayakan Natal setiap tahun. ...selanjutnya»

Terkejutkah Kita Menyambut Natal?

Tugas Renungan Natal (Roditus Mangunsaputro)

Ayat: Matius 2:1-3 Setiap kali memasuki bulan Desember, mayoritas gereja Tuhan di seluruh dunia dihantarkan pada suasana Natal dan masing-masing mempersiapkan diri membuat acara menyambut natal itu. Ada yang merayakannya pada minggu pertama bulan Desember, ada yang minggu kedua atau minggu ketiga bahkan ada yang merayakannya harus tepat tanggal 25 Desember. ...selanjutnya»

Alihkan Pikiran Anda pada Pujian

"Haleluya, lagu pujian bahagia
Suara gembira yang takkan pudar
Haleluya, bunyi kidung akbar
Yang dinyanyikan suara-suara sorga." - Himne Latin - ...selanjutnya»

Makna Natal

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Natal Nov/Des 2011 - Endro

Bulan Desember identik dengan perayaan Natal. Mal-mal berbenah mengeluarkan hiasan Natal, lampu Natal, pohon Natal, dan pernak-pernik yang berhubungan dengan Natal.

Natal adalah kelahiran Tuhan yang akan membayar lunas semua dosa-dosa manusia.

Tahun 2011 ini, bagi kami pribadi, Natal jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Begitu banyak persoalan/pergumulan selama tahun 2011 yang harus kami lalui. ...selanjutnya»

Christmas Gift

Tugas Renungan Natal (Lanita Cicilia)

Ayat: Lukas 1:26-38 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau".

Wow,...kata-kata yang sangat membahagiakan sekali, mendapatkan perlakuan yang sangat istimewa dari malaikat," engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai". Maria mendapatkan Kasih karunia dihadapan Allah, sungguh Maria tidak mengerti arti dari salam malaikat itu dan bertanya-tanya dalam hatinya, apa arti salam dari malaikat itu. ...selanjutnya»

Tinggalkan Komentar