Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Natal

Loading

Renungan Natal

Roda Kehidupan

Tugas Renungan Natal (Naomi HS)

Ayat: Lukas 2:11. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Ada satu prinsip duniawi yang mengatakan bahwa "kehidupan adalah seperti roda yang berputar". Kadang kita berada di bawah (susah) kadang di atas (senang) atau bahkan di tengah-tengah (biasa). Sepertinya memanglah demikian. Dalam iman kita juga sering mendengar, iman yang up & down. Terkadang kita seperti sangat berapi-api, hidup jadi penuh gairah, banyak hal yang harus dilakukan; tetapi kita juga pernah down; sehingga bertemu orangpun rasanya sudah tidak ingin lagi.

Merenungi Natal, yang berarti merenungi kelahiran Yesus, seperti berharap agar Tuhan memutar roda kehidupan kita untuk ke atas dan membangkitkan spirit kita up high. Benarkah demikian? ...selanjutnya»

Renungan Natal

Ditulis oleh: I Suharyo

Peristiwa kelahiran Yesus telah memberikan inspirasi yang amat kaya dalam berbagai bidang kreatif, seperti lukisan yang bermutu tinggi, lagu-lagu indah abadi, renungan-renungan yang menyentuh hati, dan buku-buku tebal yang mencoba mengurai misteri peristiwa ini. Ada juga cerita-cerita sederhana yang menantang refleksi. Berikut salah satu di antaranya.

Kata yang punya cerita, ketika Yesus lahir, malaikat mengadakan seleksi siapakah di antara binatang-binatang yang sebaiknya menemani Yesus yang terbaring di palungan. Yang pertama mengajukan diri adalah harimau. Ia berkata, öSayalah yang paling pantas menjaga Yesus. Siapa pun yang berani mendekat akan saya terkam dan saya cabik-cabik dengan kuku dan taring saya. Yesus akan aman.ö Malaikat menjawab, öYesus adalah Raja Damai. Kekerasan tidak sesuai dengan maksud kedatangan-Nya.ö ...selanjutnya»

Angel News

Ayat: Lukas 2:8-20."Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa.Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, dikota Daud dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring didlm palungan" Lukas 2:10-13. ...selanjutnya»

Sang Mesias Lahir

  1. Bacaan Alkitab: Mikha 5:1-4a, Titus 2:11-15, dan Lukas 2:1-20

  2. Pendahuluan
  3. Biasanya kalau seorang anak lahir di dalam satu keluarga maka pasti ada suasana yang gembira di dalam keluarga itu. Dan berita gembira itu pasti akan merambat kepada seluruh sanak saudara, bahkan juga teman-teman dekat. Tetapi lain halnya ketika Yesus lahir. Allah memberitahukan para gembala di padang Efrata -- yang bukan sanak keluarga juga bukan handai taulan dari Yusuf dan Maria -- untuk bersukacita bersama mereka (Lukas 2:8-14). Untuk mempersiapkan kedatangan Sang Mesias, Allah memakai banyak orang maupun malaikat.

Hadiah Terindah

Saya meletakkan gagang telepon dan berpaling ke arah orang tua saya. "Kata Dr. Wallwork, aku bisa pulang untuk merayakan Natal." Kami tersenyum bersama seakan-akan perkataan dokter itu adalah berita baik, tetapi kami tahu bahwa hal itu bukanlah berita baik.

Saat itu tanggal 22 Desember 1980. Sudah beberapa bulan ini kami tinggal di suatu tempat yang disebut Life Row. Gedung ini merupakan apartemen yang berdekatan dengan Rumah Sakit Stanford di Palo Alto. Di tempat inilah pasien seperti saya menunggu donor organ tubuh yang dapat digunakan untuk tranplantasi. Pada usia 18 tahun, saya menanti-nantikan jantung yang baru. ...selanjutnya»

Berbahagialah Orang yang Membawa Damai

Tugas Renungan Natal (Sebastian)

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Matius 5:9

Pada saat kita berdamai dengan Allah dan memiliki damai Allah di dalam hati kita, kita akan dapat membawa damai kepada sesama. Tetapi bagaimana cara kita memiliki perdamaian dengan Allah? ...selanjutnya»

Mengapa Perayaan Natal Lebih Meriah Daripada Paskah?

Pertanyaan diskusi:

Kenapa Natal selalu dirayakan lebih meriah daripada hari-hari raya Kristen lainnya (Paskah, Pentakosta, Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga, dll.)? Bagaimana seharusnya kita merayakan secara alkitabiah? ...selanjutnya»

Pemilik Penginapan yang Menolak Mesias (Lukas 2:1-7)

Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan keputusan untuk menyelenggarakan sensus di seluruh Kerajaan Romawi. Telah ditentukan bahwa sensus penduduk akan diadakan di kota asal masing-masing. Kesibukan pun juga terjadi di penginapan-penginapan di kota kecil Betlehem yang segera penuh dengan rombongan para pendatang yang datang secara bersamaan. Meski hukum Yahudi sebenarnya mewajibkan supaya orang lebih mendahulukan penyediaan tempat bagi wanita yang hendak melahirkan, namun pemilik penginapan di Betlehem ternyata tidak memberikan kamar bagi Yusuf dan Maria yang akan melahirkan bayinya. Kalau kita melihat bahwa orang majus saja bersedia menempuh perjalanan yang jauh sekali demi kesempatan bertemu dan menyembah bayi Yesus, pemilik penginapan itu malah melewatkan satu kesempatan besar dalam hidupnya. Raja segala raja dan Tuhan segala tuan telah berada tepat di depan pintu rumahnya, namun demikian dia tidak menerima-Nya. Dia tidak memiliki belas kasih di dalam hatinya untuk memperhatikan mereka yang lemah dan membutuhkan bantuan. Dia terlalu sibuk melayani tamu-tamu demi mendapatkan uang. Dia tenggelam ditengah-tengah hal-hal duniawi sehingga dia melupakan kebutuhan rohaninya. ...selanjutnya»

Pesta di Kandang Domba

Tugas Renungan Natal (by Andy Harjono)

Ayat: Lukas 2:10-11 "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud".

Apa yang terlintas dalam pikiran kita dengan kalimat di atas? Kok pesta di rayakan di kandang domba? Padahal kandang identik dengan kotoran, jorok, bau dan tempat hewan? Mana mungkin pesta natal dilakukan di tempat seperti itu? Tapi dari tempat yang kelihatannya tidak mungkin ini terjadi 'Pesta' yang begitu agung, dimana Malaikat dan tentara sorga memuji dan memuliakan Allah yang datang ke dunia dalam menyambut lahirnya sang Juruselamat manusia. ...selanjutnya»

Christmas Gift

Tugas Renungan Natal (Lanita Cicilia)

Ayat: Lukas 1:26-38 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau".

Wow,...kata-kata yang sangat membahagiakan sekali, mendapatkan perlakuan yang sangat istimewa dari malaikat," engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai". Maria mendapatkan Kasih karunia dihadapan Allah, sungguh Maria tidak mengerti arti dari salam malaikat itu dan bertanya-tanya dalam hatinya, apa arti salam dari malaikat itu. ...selanjutnya»

Tinggalkan Komentar