Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Natal

Loading

Renungan Natal

Sambutlah Kedatangan-Nya

Oleh: Novita Yuniarti dan Yulia Oeniyati

Kedatangan Kristus ke dunia adalah untuk memberitakan kabar baik tentang keselamatan yang Allah berikan secara cuma-cuma kepada manusia. Kabar baik ini disampaikan kepada seluruh umat manusia yang saat ini sedang sekarat karena mereka sedang menuju kepada kebinasaan kekal. Natal adalah sirine darurat yang mengingatkan manusia untuk mendengar bahwa ada harapan bagi mereka; harapan keselamatan kekal dalam Yesus Kristus. Dia datang untuk membawa manusia keluar dari kebinasaan kekal. ...selanjutnya»

Kemuliaan dan Damai Sejahtera

Pada malam ketika Tuhan Yesus dilahirkan, para malaikat dan bala tentara surga memuji Allah dan berkata, "KEMULIAAN BAGI ALLAH DI TEMPAT YANG MAHA TINGGI DAN DAMAI SEJAHTERA DI BUMI DI ANTARA MANUSIA YANG BERKENAN KEPADANYA" (Lukas 2:14). Betapa sederhananya kedua kalimat pujian tersebut, namun di dalamnya terkandung dua pemberitaan penting, yakni: KEMULIAAN dan DAMAI SEJAHTERA. Berita pertama berkenaan dengan yang berada di tempat yang mahatinggi dan berita kedua berkenaan dengan yang berada di bumi. Di tempat yang mahatinggi ada KEMULIAAN dan di bumi ada DAMAI SEJAHTERA. ...selanjutnya»

Kedatangan Kristus ke Dunia Membawa Misi Keselamatan Bagi Manusia

Oleh: Novita Yuniarti

Jika kita memahami makna Natal yang sebenarnya, tidak dapat disangkali bahwa peristiwa Natal adalah anugerah Allah yang terbesar untuk manusia. Mengapa? Karena Allah yang adalah Raja di atas segala raja mau turun ke dalam dunia dalam pribadi Yesus Kristus yang miskin dan hina. Mengapa Allah mau datang ke dunia? Karena Allah mengetahui masa depan manusia yang berdosa, yaitu kebinasaan. Dan tidak mungkin manusia bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari penghukuman kekal tersebut. Ia tahu bahwa apa pun usaha manusia, betapapun banyak perbuatan baiknya, tidak akan mungkin melepaskan manusia dari murka Allah dan kembali bersatu dengan Allah, Sang Pencipta. Ia begitu mengasihi manusia dan Ia ingin kita dapat bersatu kembali kepada-Nya. ...selanjutnya»

Kisah Kelahiran Yesus Kristus Menurut Judul dan Perikop Alkitab

Judul: Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus ; Perikop: Luk 1:26-38
Judul: Maria dan Elisabet ; Perikop: Luk 1:39-45
Judul: Nyanyian pujian Maria ; Perikop: Luk 1:46-56
Judul: Kelahiran Yesus ; Perikop: Luk 2:1-7
Judul: Kelahiran Yesus Kristus ; Perikop: Mat 1:18-25
Judul: Gembala-gembala dan malaikat ; Perikop: Luk 2:8-20
Judul: Orang-orang majus dari Timur ; Perikop: Mat 2:1-12 ...selanjutnya»

Imanuel

Nats: Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel -- yang berarti: Allah menyertai kita (Matius 1:23)

Bacaan: Yesaya 8:1-10

Sejak hari Natal pertama 2.000 tahun yang lalu, jaminan bahwa Allah menyertai umat-Nya telah memiliki suatu makna yang baru. Sebelum Yesus lahir, umat Israel telah diyakinkan bahwa sekalipun mengalami penghakiman Allah, mereka dapat memiliki pengharapan karena Allah menyertai mereka (Yesaya 8:8,10). Namun mereka tidak betul-betul mengenal Allah sebagaimana yang kita alami sekarang. ...selanjutnya»

Yesus Kecil yang Manis

Nats: Dia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya (Yohanes 1:11)

Bacaan: Yohanes 1: 1-14

Pada musim Natal tahun 1932, Robert McGimsey menghadiri kebaktian tengah malam di New York dan pulang ke apartemennya pada dini hari. Ketika tiba di blok terakhir, ia melewati pintu yang terbuka dari sebuah klub di mana sekumpulan orang berseru, bersumpah, dan menyanyi. Yang lain sedang mabuk sehingga berjalan melewati batas jalan. ...selanjutnya»

Meneladani Karakter Sang Pemimpin

Natal sudah menanti, itu berarti kita akan kembali memperingati lahirnya seorang Pemimpin Besar ke dunia. Pemimpin yang mempunyai alam semesta beserta isinya. Kelahiran-Nya memberikan pengharapan akan adanya perubahan dalam hidup manusia, sekaligus teladan yang Dia tinggalkan untuk kita. Selain pengajaran yang Dia sampaikan, kepemimpinan yang Dia mulai lebih dari dua ribu tahun yang lalu, hingga sampai sekarang masih terus berlanjut, seharusnya menjadi panutan dan patokan. Berikut, beberapa hal penting yang bisa kita renungkan sebagai seorang pemimpin pada saat peristiwa Natal pertama terjadi. ...selanjutnya»

Berkat Hari Ini

Tugas Renungan Natal (T Djuniaidi Pramono)

Ayat: Mazmur 2:7 Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

Lukas 2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Tahukah saudara kapan sebaiknya kita merayakan kelahiran Yesus Kristus? Apakah di bulan November? Apakah tanggal 25 Desember? Atau pada bulan Januari?. Sering kali kita dibuat bingung akan kapan tepatnya kita merayakan kelahiran Yesus Kristus (Natal).

Renungan ini akan membawa kita untuk bersama-sama menandai kapan sebaiknya kita merayakan Natal. ...selanjutnya»

Menghargai Natal di dalam Hati Kita

Bagaimana kita seharusnya merayakan Natal? (Renungkan Lukas 2:8-20)

Jika Anda bukan orang Kristen, cara yang terbaik untuk merayakan Natal adalah dengan menjadi orang Kristen, yaitu dengan percaya kepada Tuhan Yesus, meminta Dia agar masuk ke dalam hati Anda dan mengambil keputusan untuk mau mengikut Dia sebagai murid-Nya. ...selanjutnya»

Roda Kehidupan

Tugas Renungan Natal (Naomi HS)

Ayat: Lukas 2:11. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Ada satu prinsip duniawi yang mengatakan bahwa "kehidupan adalah seperti roda yang berputar". Kadang kita berada di bawah (susah) kadang di atas (senang) atau bahkan di tengah-tengah (biasa). Sepertinya memanglah demikian. Dalam iman kita juga sering mendengar, iman yang up & down. Terkadang kita seperti sangat berapi-api, hidup jadi penuh gairah, banyak hal yang harus dilakukan; tetapi kita juga pernah down; sehingga bertemu orangpun rasanya sudah tidak ingin lagi.

Merenungi Natal, yang berarti merenungi kelahiran Yesus, seperti berharap agar Tuhan memutar roda kehidupan kita untuk ke atas dan membangkitkan spirit kita up high. Benarkah demikian? ...selanjutnya»

Tinggalkan Komentar