Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Natal

Loading

Renungan Natal

Kepasrahan

Tugas Renungan Natal (by Philip Situmorang)

Ayat: Yesaya 7:13-14, Lukas 1:26-38

Kata 'pasrah menurut *Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti: pas·rah v menyerah(kan) sepenuhnya: marilah kita -- kpd takdir dng hati yg tabah; ia -- kpd apa yg akan diputuskan oleh pengadilan; ber·pas·rah v berserah (diri): ~ diri kpd Tuhan sambil berdoa agar terhindar dr malapetaka; me·mas·rah·kan v menyerahkan: pengungsi itu ~ nasibnya kpd negara yg menampung mereka; ke·pas·rah·an n perihal pasrah.

Kata pasrah ini mengarahkan pada pengertian "ketiadaan perlawanan". Kalau dicontohkan pada kalimat: Kami pasrahkan segalanya kepada Tuhan. Pasrah di sini penyerahan keputusan, ada unsur kerelaan, penerimaan, ikhlas. Dalam bahasa manusia, kalau dikatakan:"saya pasrahkan segalanya kepada Anda," berarti menyerahkan segala sesuatunya pada orang yang dipercayai. ...selanjutnya»

Doa Paulus untuk Orang-Orang Kristen di Tesalonika (1 Tesalonika 3:9-13)

Ini merupakan doa yang menyatakan bahwa Paulus dapat kembali ke Tesalonika untuk "menambahkan apa yang masih kurang pada iman" mereka (ayat 10). ...selanjutnya»

Pesta di Kandang Domba

Tugas Renungan Natal (by Andy Harjono)

Ayat: Lukas 2:10-11 "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud".

Apa yang terlintas dalam pikiran kita dengan kalimat di atas? Kok pesta di rayakan di kandang domba? Padahal kandang identik dengan kotoran, jorok, bau dan tempat hewan? Mana mungkin pesta natal dilakukan di tempat seperti itu? Tapi dari tempat yang kelihatannya tidak mungkin ini terjadi 'Pesta' yang begitu agung, dimana Malaikat dan tentara sorga memuji dan memuliakan Allah yang datang ke dunia dalam menyambut lahirnya sang Juruselamat manusia. ...selanjutnya»

Terlalu Gembira untuk Merenung

"Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya." (Lukas 2:17-19) ...selanjutnya»

Berbahagialah Orang yang Membawa Damai

Tugas Renungan Natal (Sebastian)

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Matius 5:9

Pada saat kita berdamai dengan Allah dan memiliki damai Allah di dalam hati kita, kita akan dapat membawa damai kepada sesama. Tetapi bagaimana cara kita memiliki perdamaian dengan Allah? ...selanjutnya»

Menerima Kenyataan Perubahan

Setiap orang mengharapkan terjadinya perubahan yang lebih baik atau yang menyenangkan dalam kehidupannya. Kita mengharapkan agar tiap tahun pendapatan kita bertambah, memiliki kendaraan pribadi yang lebih baik, berharap punya anak setelah menikah, dan sebagainya. Perubahan jasmani menuju arah yang lebih baik memang bagus dan menyenangkan. Namun, bagaimana jika perubahan jasmani tersebut menuju arah yang lebih jelek atau buruk? ...selanjutnya»

Sambutlah Kedatangan-Nya

Oleh: Novita Yuniarti dan Yulia Oeniyati

Kedatangan Kristus ke dunia adalah untuk memberitakan kabar baik tentang keselamatan yang Allah berikan secara cuma-cuma kepada manusia. Kabar baik ini disampaikan kepada seluruh umat manusia yang saat ini sedang sekarat karena mereka sedang menuju kepada kebinasaan kekal. Natal adalah sirine darurat yang mengingatkan manusia untuk mendengar bahwa ada harapan bagi mereka; harapan keselamatan kekal dalam Yesus Kristus. Dia datang untuk membawa manusia keluar dari kebinasaan kekal. ...selanjutnya»

Bagaimana Kita Menanggapi Komersialisasi Natal?

Pertanyaan diskusi:

Bagaimana seharusnya orang Kristen menanggapi perayaan Natal yang sudah melenceng dari tujuan sebenarnya, yaitu sebagai perayaan ucapan syukur atas kedatangan Kristus ke dunia, dengan membuat Natal menjadi barang komoditi/komersialisasi dan sekularisasi (Santa Klaus, dll.)? ...selanjutnya»

Kemuliaan dan Damai Sejahtera

Pada malam ketika Tuhan Yesus dilahirkan, para malaikat dan bala tentara surga memuji Allah dan berkata, "KEMULIAAN BAGI ALLAH DI TEMPAT YANG MAHA TINGGI DAN DAMAI SEJAHTERA DI BUMI DI ANTARA MANUSIA YANG BERKENAN KEPADANYA" (Lukas 2:14). Betapa sederhananya kedua kalimat pujian tersebut, namun di dalamnya terkandung dua pemberitaan penting, yakni: KEMULIAAN dan DAMAI SEJAHTERA. Berita pertama berkenaan dengan yang berada di tempat yang mahatinggi dan berita kedua berkenaan dengan yang berada di bumi. Di tempat yang mahatinggi ada KEMULIAAN dan di bumi ada DAMAI SEJAHTERA. ...selanjutnya»

Apakah Pohon Natal Tidak Alktiabiah?

Pertanyaan diskusi:

Apakah pohon Natal juga menjadi salah satu icon Natal yang tidak alkitabiah? Apakah ada hal-hal lain yang sebenarnya tidak termasuk dalam unsur-unsur Natal yang alkitabiah? ...selanjutnya»

Tinggalkan Komentar