Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Natal

Loading

Renungan Natal

Refleksi Natal

Penulis: Ev. Robin A. Simanjuntak

Saat ini Natal/kekristenan telah menjadi industri yang menguntungkan bagi banyak orang. Banyak orang Kristen yang merayakan Natal dan menyambut Natal bukanlah menyambut bayi Yesus, menunggu-nunggu kedatangan Yesus, mempersiapkan kelahiran Yesus, melainkan orang hanya menyambut hari Natalnya. Natal disambut dengan gegap gempita dan komersialisasi Natal dilakukan oleh banyak pengusaha (orang Kristen juga mungkin) dengan menjual banyak produk yang berkaitan dengan Natal ini. Ada yang menjual mainan, pernik-pernik Natal, lagu-lagu Natal, kartu Natal dll. Itulah industri Natal, itulah globalisasi Natal. Apakah yang kita persiapkan menjelang Natal tiba? Yah, kita cenderung mempersiapkan atribut-atribut Natal, simbol-simbol Natal, fenomena Natal agar kelihatan fenomenal. Padahal, ada banyak orang Kristen merayakan Natal tidak lagi menyanyikan lagu-lagu Natal. Ada persekutuan atau gereja yang hanya menyanyikan lagu Malam Kudus sebagai lagu Natal, namun sisanya lagu-lagu umum biasa. Ada gereja/persekutuan yang tidak lagi memberitakan Kristus dalam kotbah Natal. Itukah Natal? ...selanjutnya»

Zakharia dan Elisabet: Menebar Simpati dan Empati

Setiap keturunan langsung dari Harun otomatis mengemban tugas istimewa sebagai imam yang melayani Allah di Bait Suci. Karena aturan tersebut, tidak heran kalau pada saat itu ada banyak sekali imam. Salah satunya adalah Zakharia, keturunan Harun dari rombongan Abia. ...selanjutnya»

Yesus atau Sinterklas?

Tugas Renungan Natal (Roditus Mangunsaputro)

Ayat: Matius 2:1-2 Tepat menjelang Natal empat tahun yang lalu, saya, istri dan keempat anak sempat menikmati liburan yang menyenangkan ke satu kota di Negara tetangga.dibeberapa tempat yang kami kunjungi lagu-lagu natal bergema disetiap sudut, lampu-lampu natal menyala berkilauan meriah dimana- mana bagai ribuan kunang-kunang menerangi malam yang indah, bahkan dibeberapa pusat perbelanjaan yang sempat kami kunjungi, pohon-pohon natal raksasa bertengger dengan kokoh dan indah. ...selanjutnya»

Allah Tidak Akan Membiarkan Kita Sendiri

Tugas Renungan Natal (Indriatmo)

Ayat: Lukas 2:8-20. Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain, "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita." (Lukas 2:15)

Akhir tahun 2002 saya berangkat ke Jepang untuk melaksanakan perjalanan dinas. Itu adalah perjalanan yang berat karena harus meninggalkan istri di Indonesia yang sedang mengandung.

Setiap kali mendengar istri mengandung adalah merupakan beban tersendiri, karena kondisi kandungan istri yang lemah dan sebelumnya telah tiga kali kehamilannya gagal dan harus menjalani operasi kuret. ...selanjutnya»

Natal Untuk Kami dan Mereka

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Natal Nov/Des 2011 - Yocky ...selanjutnya»

Daftar Tugas Natal

Terlalu sering dalam kisah Natal, kita berfokus pada tokoh-tokoh
utama: Maria, Yusuf, dan, tentu saja, Yesus. Namun dalam perikop
singkat di Lukas 2:8-20, kita dapat belajar dari para gembala mengenai
empat hal yang seharusnya menempati urutan teratas dalam daftar tugas
Natal kali ini.

1. Percaya

Para malaikat memberitahukan kelahiran Sang Mesias dengan cara yang
menakjubkan. Segera setelah para malaikat menghilang, para gembala
saling menatap dan berkata: "Apa yang kita tunggu? Mari segera
berangkat ke Bethlehem dan melihat apa yang telah terjadi." ...selanjutnya»

Roda Kehidupan

Tugas Renungan Natal (Naomi HS)

Ayat: Lukas 2:11. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Ada satu prinsip duniawi yang mengatakan bahwa "kehidupan adalah seperti roda yang berputar". Kadang kita berada di bawah (susah) kadang di atas (senang) atau bahkan di tengah-tengah (biasa). Sepertinya memanglah demikian. Dalam iman kita juga sering mendengar, iman yang up & down. Terkadang kita seperti sangat berapi-api, hidup jadi penuh gairah, banyak hal yang harus dilakukan; tetapi kita juga pernah down; sehingga bertemu orangpun rasanya sudah tidak ingin lagi.

Merenungi Natal, yang berarti merenungi kelahiran Yesus, seperti berharap agar Tuhan memutar roda kehidupan kita untuk ke atas dan membangkitkan spirit kita up high. Benarkah demikian? ...selanjutnya»

Kasih yang Menular

Karakter Gereja

Kasih adalah karakteristik orang percaya. Dengan kata lain kasih adalah spirit gereja. Tanpa kasih, kehidupan ini dijalani secara statis dan menuju kematian. Kasih itu menghidupkan yang lemah, yang tak berdaya, yang redup, yang patah semangat. Kasih membangkitkan gairah hidup. Kasih menyemangati kita untuk memuliakan Allah dan bersaksi tentang karya Kristus. ...selanjutnya»

Refleksi Kasih Natal

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Natal Nov/Des 2011 - Nathanael ...selanjutnya»

Kisah Kelahiran Yesus Kristus Menurut Judul dan Perikop Alkitab

Judul: Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus ; Perikop: Luk 1:26-38
Judul: Maria dan Elisabet ; Perikop: Luk 1:39-45
Judul: Nyanyian pujian Maria ; Perikop: Luk 1:46-56
Judul: Kelahiran Yesus ; Perikop: Luk 2:1-7
Judul: Kelahiran Yesus Kristus ; Perikop: Mat 1:18-25
Judul: Gembala-gembala dan malaikat ; Perikop: Luk 2:8-20
Judul: Orang-orang majus dari Timur ; Perikop: Mat 2:1-12 ...selanjutnya»

Tinggalkan Komentar