Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Natal

Loading

Natal

2000 tahun yang lalu

Dia lahir. Bukan di istana yang megah atau rumah yang nyaman, melainkan di kandang domba yang sederhana. Maria dan Yusuf yang sederhana terpilih untuk menjadi orang tua-Nya, bukan seorang Raja, bangsawan, ataupun orang-orang dari kalangan terpandang. Dia memilih rupa seorang manusia yang sederhana, bukan pribadi yang flamboyan, yang akan mempesona banyak orang. Jalan hidup yang dipilih-Nya pun sederhana saja, sebagai seorang tukang kayu dan guru.
Natal SABDA Ia bergaul dengan banyak orang dari berbagai kalangan, berjuang dalam kancah kebenaran dan tidak tinggal diam dalam zona kenyamanan. Ia memahami penderitaan, dan dengan tegas mengasihi orang-orang yang berdosa, sakit, miskin dan tertindas. Hidup dan kehidupan-Nya Ia habiskan untuk mengajarkan nilai-nilai kerajaan Allah, pada kekekalan, pada apa yang tidak terlihat. Pada kasih. Pada bagaimana Allah begitu mengasihi umat-Nya.

2000 tahun yang lalu

Allah memasuki sejarah manusia. Lalu, kitapun memperoleh pengharapan.

Selamat Natal 2014.

"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

Renungan Natal

Kata Imanuel yang hanya dipakai 3 kali di seluruh Alkitab kita, tidak berarti maknanya tidak begitu penting bagi kehidupan kita (Yesaya 7:14, Yesaya 8:8, dan Matius 1:23), yaitu 2 kali dalam PL dan 1 kali dalam PB. Walaupun hanya sekali dalam PB, tetapi pengaruhnya itu meluas sampai sekarang dan akan bermakna lebih dalam lagi kalau dihubungkan dengan Yohanes 3:16, yang menyatakan bahwa Allah...