Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Natal

Loading

Renungan

Apakah Hidupmu Adalah Sebuah Kandang Hewan?

Tugas Renungan Natal kelas PESTA (Rusiana)

Bukankah Natal selalu indetik dengan sebuah kandang jewan yang jorok? Mengapa?

Apakah arti sebuah kandang bagi kehidupan manusia di zaman sekarang?

Banyak orang enggan menengok atau bahkan lari menjauh apabila melewati sebuah kandang hewan. Tetapi justru di kandang hewan yang jorok itulah, di mana semua orang tidak lagi mempedulikan, di situlah sang Juru Selamat telah lahir ke dunia. Untuk sesuatu karya cinta kasih dari Bapa di Surga bagi umat tebusannya di dunia. Di situlah dimulainya suatu kehidupan baru. Dia, Tuhan, telah memulainya dengan rela lahir di kandang hewan. ...selanjutnya»

Kisah Kelahiran Yesus Kristus Menurut Judul dan Perikop Alkitab

Judul: Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus ; Perikop: Luk 1:26-38
Judul: Maria dan Elisabet ; Perikop: Luk 1:39-45
Judul: Nyanyian pujian Maria ; Perikop: Luk 1:46-56
Judul: Kelahiran Yesus ; Perikop: Luk 2:1-7
Judul: Kelahiran Yesus Kristus ; Perikop: Mat 1:18-25
Judul: Gembala-gembala dan malaikat ; Perikop: Luk 2:8-20
Judul: Orang-orang majus dari Timur ; Perikop: Mat 2:1-12 ...selanjutnya»

Kristus dan Natal

Jajak pendapat terbaru menyatakan bahwa hanya sepertiga dari orang Amerika yang menganggap bahwa kelahiran Kristus adalah aspek yang paling penting dalam perayaan Natal. Sekitar 44%-33% lebih banyak orang yang mengatakan bahwa kesempatan untuk "memiliki waktu bersama keluarga" menjadi alasan utama mengapa mereka menganggap Natal sebagai sesuatu yang penting bagi mereka. Bahkan ketika memperhatikan hanya para responden yang menyebut diri mereka orang Kristen (88% orang Amerika), kelahiran Kristus mendapat suara paling banyak hanya 37%. ...selanjutnya»

Kesederhanaan Kini Kian Sirna

Kesederhanaan itu awal kedamaian. Kegemerlapan adalah awal perseteruan. Jauh dari hiruk-pikuk gemerlap kemewahan, kesederhanaan mengawali kedamaian dengan keheningan, kesempatan nan luas untuk merenung, dan doa yang penuh kesadaran dan akal budi secara optimal. Keheningan untuk merenung itu sedemikian penting untuk memperluas kedamaian dan perdamaian. Seperti digagas Johan Galtung, perdamaian akan terwujud jika manusia memadukan hati dan pikirannya untuk berdialog dengan sesamanya. Namun, pemaduan hati dan pikiran, bahkan dialog itu, memerlukan keheningan. ...selanjutnya»

Natal: Kesempatan untuk Merayakan Kasih Allah pada Kita

Pernyataan yang paling terkenal di dalam Alkitab adalah penjelasan Yesus tentang mengapa Allah mengutus-Nya ke dunia: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16) ...selanjutnya»

Kesederhanaan Kini Kian Sirna

Kesederhanaan itu awal kedamaian. Kegemerlapan adalah awal perseteruan. Karena jauh dari hiruk-pikuk gemerlap kemewahan, kesederhanaan mengawali kedamaian dengan keheningan, kesempatan nan luas, untuk merenung, dan dengan doa juga menjalankan peran rasio sadar dan akal budi waras secara optimal. Keheningan untuk merenung itu sedemikian penting untuk memperluas kedamaian dan perdamaian. Seperti digagas Johan Galtung, perdamaian akan terwujud jika manusia memadukan hati dan pikirannya untuk berdialog dengan sesamanya. Namun, pemaduan hati dan pikiran, bahkan dialog itu, memerlukan keheningan. ...selanjutnya»

Yesus, Ajarlah Aku Murah Hati

"Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat." (Ibrani 13:2) ...selanjutnya»

Yesus, Masuklah Melalui Pintu Hatiku

"... tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan." (Lukas 2:7)

Ketika Maria dan Yusuf tiba di Betlehem, mereka mengetuk setiap pintu penginapan untuk mencari tempat beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh. Aku membayangkan bahwa mereka pasti mencari sebuah kamar yang aman, bersih, dan nyaman bagi bayi yang akan segera lahir. Namun tak ada pintu yang terbuka bagi mereka, tak ada kamar rumah sakit yang bersih, tak ada hotel berbintang. Sama sekali tak ada tempat. Yesus dilahirkan seperti pengungsi di negara-Nya sendiri, tanpa rumah, tanpa daya. ...selanjutnya»

Yesus, Tumbuhkanlah Imanku

"... ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana." (Lukas 1:44-45)

Saat seorang wanita mengandung, sesungguhnya sedang terjadi suatu peristiwa yang luar biasa dalam tubuhnya. Bayangkan, sebuah kehidupan baru terbentuk dalam tubuh seorang wanita! Dalam rahim seorang ibu yang lembut dan hangat, sang janin dijaga dan dipelihara, sampai tiba saatnya untuk dilahirkan. ...selanjutnya»

Yesus, Hadirlah dalam Perenunganku

"Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." (Lukas 1:26-28) ...selanjutnya»

Tinggalkan Komentar