Renungan

Daftar renungan Natal

Daftar 163 renungan Natal dari e-RenunganHarian (e-RH) dan e-SantapanHarian (e-SH) mulai tahun 1997-2014. Renungan-renungan ini dapat Anda pakai secara pribadi, bersama keluarga Anda, persekutuan Anda, maupun Anda bagikan kepada orang-orang terdekat Anda melalui media sosial.

Daftar ini diurutkan berdasarkan ayat yang dipakai sebagai pokok renungan.

PESAN NATAL

Bacaan Alkitab: Lukas 2:1-20

Tepat pada hari Yesus lahir, ada proklamasi luar biasa tentang pesan Natal, bukan di katedral yang megah atau auditorium yang indah, melainkan di padang, kepada para gembala yang sederhana, yang sedang menjaga kawanan domba mereka pada waktu malam. Barangkali inilah proklamasi dari pesan Injil yang paling pertama.

RAJA DAMAI

Bacaan Alkitab: Yesaya 9:6; Lukas 2:8-19

Yesus adalah Raja Damai, dan pemerintahan-Nya penuh keadilan dan kedamaian.

Ketika paduan suara malaikat menyanyi di dekat Betlehem pada hari kelahiran Yesus, pesan mereka
adalah pesan damai. Mereka berkata, "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai
sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya" (Lukas 2:14).

ALLAH YANG PERKASA

Bacaan Alkitab: Yesaya 9:6; Filipi 2:5-11

"Dia adalah Allah yang Perkasa." Ayat ini memberitahukan secara tepat siapakah Yesus itu -- Dia adalah Allah yang berinkarnasi, Dia yang Mahakuasa. Yesaya sedang menegaskan hakikat keilahian Mesias! Dia adalah Allah sendiri.

PENASIHAT AJAIB

Bacaan Alkitab: Yesaya 9:6; Mazmur 32:1-71

Selama empat hari ke depan, kita akan melihat pada empat nama luar biasa yang diberikan kepada
Yesus melalui Yesaya, dalam konteks kedatangan-Nya, 800 tahun sebelum kelahiran-Nya.

NYANYIAN MARIA

Bacaan Alkitab: Lukas 1:46-55

Penuh dengan Roh Kudus, Elisabet berbicara secara nabiah kepada Maria. Perkataannya kepada Maria
adalah, "Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan,
akan terlaksana" (Lukas 1:45).

BAYI DI DALAM RAHIM

Bacaan Alkitab: Lukas 1:39-45

Setelah malaikat berbicara kepadanya, Maria pergi untuk tinggal bersama dengan saudara sepupunya,
Elisabet. Alkitab mengatakan bahwa dia pergi terburu-buru. Barangkali dia pergi untuk bersembunyi, mencari tempat yang tenang, dan menghindari sorotan. Itu cukup bisa dipahami, khususnya karena reputasi Maria akan hancur di komunitas tempat dia tinggal.

TERANG YANG BERSINAR DALAM KEGELAPAN

Bacaan Alkitab: Yesaya 9:1-7

Nubuatan-nubuatan tentang kedatangan Yesus sangatlah luar biasa, bukan hanya karena sudah
disebutkan ratusan tahun sebelum Yesus datang, tetapi juga karena keakuratannya. Bacaan kita hari ini
adalah salah satu dari nubuatan-nubuatan yang luar biasa itu. Yesus datang sebagai terang dan
menyinari kegelapan. Saya menghargai nilai terang dengan begitu jelas saat saya mengalami mukjizat
ketika kami tinggal di suatu pulau muslim yang fanatik di Indonesia.

Pages