Natal

Terlalu Gembira untuk Merenung

"Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya." (Lukas 2:17-19)

Natal adalah kesempatan untuk pesta, itulah yang terjadi sekarang. Rasanya Natal jadi kurang greget kalau tidak disertai dengan gemerlap lampu, pelbagai dekorasi Natal, berlimpahnya makanan, dan indahnya pakaian.

Natal juga kesempatan untuk memeragakan seluruh keterampilan warga gereja. Pelbagai pertunjukkan bertemakan Natal dipersiapkan sampai berbulan-bulan. Akhirnya, terselenggaralah ibadah dan perayaan Natal yang sangat meriah, panjang, penuh atraksi, dan tentunya ... meletihkan.

Dengan semua itu, Natal diharapkan menjadi kesempatan bagi orang Kristen untuk mengekspresikan segenap sukacita dan kegembiraan mereka atas kelahiran Sang Juru Selamat!

Dua Hari Sebelum Natal

Dua persalinan yang saya alami dahulu, berjalan lancar. Dan kali ini, saya mengharapkan hal yang sama terjadi kembali. Tetapi, ternyata, dua bulan sebelum waktunya, kedua kaki saya mengalami pembengkakan. Lengan dan wajah saya berubah menjadi tembem. Dan karena timbul bercak-bercak di tubuh, dokter menganjurkan saya agar memeriksakan diri ke rumah sakit.

Evaluasi

Lahir di kandang ternak yang dipinjamkan,
       Dan dikuburkan di makam orang lain;
Tak ada harganya dibandingkan kepuasan diri kita sendiri
       Tidak ada tempat bagi orang seperti Dia
Tetapi istana sama miskinnya dengan kandang
       sampai Sang Pangeran lahir ke dalam dunia,
Dan kubur merupakan ejekan untuk harapan
       Sebelum Ia mengubah kematian menjadi kelahiran! (Elinor Lennen)

Sumber:
Judul Buku: Kisah Nyata Seputar Natal
Pengarang: -
Halaman: 131
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1989

Membuat Palungan Kecil

Tidak ada kamar di penginapan
Bagi saya,
Relakah Anda menyediakan palungan kecil
di dalam hati Anda?
Ke dalam tempat berlindung yang hangat dan terang itu
Maukah Anda membawa masuk Seseorang yang
kedinginan,
Sendirian, tanpa teman?
Supaya kasih kembali dilahirkan
di bawah bintang! (Barbara Gooden)

Sumber:
Judul Buku: Kisah Nyata Seputar Natal
Pengarang: -
Halaman: 32
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1989

Kasih yang Tetap Hidup

Setiap anak di bumi itu kudus,
Setiap tempat tidur bayi adalah palungan sederhana,
Setiap rumah adalah kandang ternak yang kusam,
Setiap kata yang ramah menjadi suatu pujian,
Setiap bintang adalah permata milik Allah,

Dan setiap kota adalah Betlehem,
Karena Kristus lahir, dan lahir kembali,
Ketika kasih-Nya hidup dalam hati manusia. (W.D. Dorrity)

Sumber:
Judul Buku: Kisah Nyata Seputar Natal
Pengarang: -
Halaman: 27
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1989

Cerita Natal

PERSIAPAN

Daftar lagu yang akan dialunkan pada saat drama berlangsung. Anda bisa mengganti setiap lagu yang ada dalam konsep ini dengan lagu-lagu yang lain.

Pemeran cerita: 4 Pembaca puisi

Penyanyi: Bagilah anak-anak menjadi tiga kelompok di mana masing-masing kelompok menyanyikan lagu yang berbeda, memakai baju yang berbeda pula. Kemudian mintalah seluruh anak untuk berkumpul bersama menyanyikan lagu penutupnya. Bila ada lebih dari tiga kelompok penyanyi, tambahkanlah lagu-lagu cadangan.

KONSEP DRAMA

Puisi I dibacakan:

Pada suatu ketika,
pada zaman dahulu kala.
Ada kisah tentang seorang bayi,
yang harus kalian tahu.
Ayahnya adalah Yusuf,
dan Maria adalah ibunya.
Bayi ini sangat istimewa,
Dialah Putra tunggal Allah.

Jauh dari Sorga Datangku (KJ-098)

Jauh dari sorga datangku dengan berita bagimu,
begitu bagus dan megah: ''ku ingin menyanyikannya!

Seorang bayi lahirlah dari perawan Maria
dan Anak itu Kawanmu yang paling akrab dan teguh

Dialah Yesus Penebus, Sang Jurus''lamat yang kudus,
Penolong orang yang lemah, Penghapus dosa dunia.

Ia membawa bagimu bahagia sorga yang penuh,
supaya juga kaukenal rahasia hidup yang kekal.

Inilah tanda bagimu: di kandang kamu bertemu
Sang Bayi di palunganNya; Dialah raja semesta.

Dengan gembala marilah ke kandang domba yang rendah,
melihat kasih kurnia di dalam Putra mulia.

Dalam palungan lihatlah betapa manis tidurNya.
Siapa itu yang lembut? Itulah Yesus, Kawanku!

Selamat datang, Rajaku, yang turun dari takhtaMu.
Kau masuk dunia cemar; betapa kasihMu besar!

Pencipta alam semesta, Kau jadi insan yang rendah;
palungan domba dan lembu Kaubuat petiduranMu.

Gembala Waktu Malam Glap (KJ-095)

Gembala waktu malam g''lap menjaga dombanya;
malaikat Tuhan mendekat bercahya mulia.

Sabdanya, "Jangan kau gentar, dengar beritaku,
sebab kesukaan besar kubawa bagimu!

T''lah lahir Jurus''lamatmu dan Raja dunia,
yaitu Kristus, Tuhanmu. Inilah tandanya:

Di dalam kandang dombamu jumpailah seg''ra
seorang Bayi yang lembut, palungan tempatNya."

Dan tiba-tiba tampaklah sejumlah yang besar
malaikat dari sorga t''rang bernyanyi bergemar:

"Ya Allah, kemuliaanMu kekal selamanya,
membuat dunia penuh damai sejahtera."

Gembala waktu malam g''lap menjaga dombanya;
Malaikat Tuhan mendekat bercahya mulia, bercahya mulia.

Tumbuhlah Tunas Baru (KJ-093)

Tumbuhlah tunas baru di tunggul Isai,
yang pada masa lalu disyairkan nabi.
Nubuatnya genap: bunga harapan
Lahir di malam yang gelap.

Ini maksud Yesaya dengan nubuatnya:
lahir dati Maria seorang Putera.
Kudus dan mulia Firman menjadi daging;
Perawan bundaNya.

Bunga begitu mungil yang harum dan lembut,
menghapus dari bumi gelap dan kemelut.
Sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah,
Penebus dunia.

mari menyambut "Amin" ayas karunia.
Ya Yesus, kami yakin; ya Tuhan tolonglah,
Agar dengan syukur kami memuji Dikau
di KerajaanMu.

Pages