Skip to main content

Drama

Pertunjukan Drama Natal

o/ ARTIKEL

MEMPERSIAPKAN DRAMA
===================

Salah satu acara yang sangat disukai anak-anak, khususnya pada waktu
perayaan Natal, adalah pertunjukan DRAMA, betul tidak? Nah, bagi
guru-guru Sekolah Minggu yang tahun ini memikirkan untuk membuat
pertunjukkan drama di acara Natal Sekolah Minggu, maka akan sangat
baik kalau anda mengetahui sedikit seluk beluk tentang metode drama
lebih dahulu.

Skit: Kronologi Kisah Kelahiran Yesus Menurut Matius Lukas

Drama pendek (skit) ini dibuat untuk perayaan Natal 2012 di kantor YLSA. Dirancang untuk 8-10 orang dengan rata-rata 1 dialog per pemeran dan 3-5 figuran (tanpa dialog), drama ini berdasarkan kata-kata yang tercantum di dalam Alkitab (Matius dan Lukas) verbatim, tanpa ditambahi kata-kata apa pun.

Berikut ini daftar peran yang dimainkan

Tokoh: Narator, Gabriel, Maria, Malaikat-kepada-Yusuf, Yusuf (tanpa dialog), Malaikat-kepada-Gembala, Malaikat-Malaikat, Gembala, Gembala-Gembala (tanpa dialog), Majus, Majus-Majus (tanpa dialog), Ahli Taurat, Herodes

BABAK I

Maria (masuk ruangan)

Narator: Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.

Gabriel (masuk ruangan)

Narator: Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata:

Hotel Menara Salty: Cabang Betlehem

Tujuan: Drama pendek ini menyajikan kisah kelahiran Kristus dalam cara yang lucu, dan berfungsi sebagai sebuah pengenalan yang baik pada tema kristiani yang mana saja. Karakter-karakternya mungkin mengingatkan Anda dan penonton Anda pada hotel Torquay yang menjadi terkenal dalam sebuah acara komedi situasi pada tahun 1970-an. Drama pendek ini harus ditampilkan pada situasi yang ramai sekali.

Kehadiran Natal

Tujuan: Drama pendek ini bertujuan untuk menunjukkan betapa Yesus merupakan hadiah terbesar dari Allah untuk dunia, tanpa berusaha meremehkan nilai penting hadiah-hadiah yang diterima anak-anak di hari Natal.

Natal yang Sangat Benar Secara Politik

Tujuan: Untuk menunjukkan bahwa upaya-upaya untuk tampil up to date atau benar secara politik tidak selalu berhasil -- dan bahwa harapan yang sebenarnya untuk masa depan berasal dari seorang bayi yang baru lahir daripada sebuah filosofi.

Pemain: Aktor-aktor yang memerankan Maria, Yusuf, dan Gembala, serta sutradara Toby, semuanya benar-benar aktor yang emosional. Akan sangat baik apabila seorang anak kecil memainkan peran Anak Laki-laki (atau Anak Perempuan.)