Puisi

Bayi Sukacita

oleh William Blake

Aku tidak punya nama
Aku baru berusia dua hari. –
Aku harus memanggilmu siapa?
Aku bahagia
Sukacita adalah namaku, –
Sukacita yang manis dilimpahkan padamu!

Sukacita cantik!
Sukacita manis yang baru berusia dua tahun,
Sukacita manis aku memanggilmu;
Kau tersenyum.
Aku bernyanyi sementara
Sukacita manis dilimpahkan kepadamu.

https://www.poetryfoundation.org/poems/43665/infant-joy

Hari Paling Bahagia

Oleh: Jessica Kalvaria

Pendar lampu kecil-kecil tampak beradu jadi satu
Bertautan erat berlomba memancarkan cahaya
Pohon Natal yang sama dengan tahun-tahun lalu
Mengingatkan sang Juru Selamat telah tiba

Bersama sukacita yang lebih mendalam
Pada sebuah kisah gembira, aku tenggelam
Kepada Anak Manusia yang pernah mendiam
Ditunjukkan oleh bintang malam

Yesus, akhirnya Kau datang jua
Kabar lahir-Mu membawa bahagia di dunia
Katanya, kelahiran-Mu sangat sederhana
Tetapi membawa sukacita luar biasa

Sesudah Dua Dasawarsa

oleh Jean Amanda S. Loupatty

Kado Natalku ialah cinta kasih Allah

Karunia
Pengampunan
Pendamaian
Keselamatan

Akankah Natalku menjadi redup?

Natalku penuh sukacita
akan kelahiran Mesias

Akankah Natalku menjadi hampa?

Natalku bersekutu dengan Tuhan
menjadi ranting-ranting-Nya

Akankah hidupku tak berkelimpahan?

Natalku terus bertumbuh
berbuah dan memberkati

Dekat
Jauh
Bersama
Berpisah

Natal memang tak lagi sama
tanpamu

Kiranya Terjadi Seturut Kehendak-Mu

oleh Claudia Burney

Jangan takut,
tetapi jangan beritahu seorang pun.

Kamu kini adalah
seorang pembawa kekudusan.

Duduklah, renungkan
Misteri.

Tak ada bayangan
dalam Cahaya-Ku,
melayang
di atas wajah
air rahimmu.

Sarang.
Siapkan tempat
untuk-Ku.

Aku berada di lingkaran
meregangkan dagingmu.
letakkan tanganmu
pada-Ku.

Hangatkan ruang
antara kita.

Ada keajaiban
yang menuntut untuk diberitahu,
dan keajaiban
itu memohon kepadamu

Pelajaran Natal

oleh Tom Krause

"Adakah suatu tujuan? Mengapa kita di sini?"
Seorang anak kecil bertanya saat Natal mulai menghampiri.
"Sangat kuharapkan suatu hari nanti aku akan tahu
alasan kita berdiri di sini, di bawah salju,
menderingkan lonceng ini saat orang-orang lewat,
sementara ribuan salju berkeping-keping
turun dari langit."

Si ibu hanya tersenyum kepada anaknya yang gemetar karena kedinginan
yang lebih suka bersenang-senang dan bermain
tetapi sebelum petang usai akan menemukan segera
arti Natal
yang utama.

"Ibu, ke mana perginya?" kata anak itu
"Semua uang yang kita kumpulkan - setiap tahun di bawah salju."
"Mengapa kita melakukannya? Mengapa kita peduli?"
"Untuk uang ini kita bekerja,
jadi mengapa kita harus berbagi?"

Puisi Hari Natal

Puisi Hari Natal ‘Pujilah Nama-Nya Selalu’

Saat malam tiba

Ada terang bintang bersinar yang sangat indah

Tidak seperti bintang biasa …

Bintang itu memberikan tanda bahwa Sang Juru Selamat sudah hadir di bumi ini

Untukku, kamu, dan kita semua

Yang percaya pada Kristus… Sang Juru Selamat

Kita patut berbangga dan bersukacita

Karena kedatangan-Nya membawa anugerah bagi setiap orang yang mau menerima-Nya

Nyanyikan pujian, penyembahan untuk kemuliaan Kristus

Nyanyikan senantiasa dengan penuh ucapan syukur

Pujilah nama-Nya selalu…

PUISI NATAL

Puisi Natal ‘Ultah-Nya’

berlapis kemeja baru

dengan kaki jeans biru

aku datang ke ultahNya

padahal aku tak membawa

secuilpun kado tuk diberi

tapi Ia terus terbuka

ia teris memberkati

tanpa henti

ku hanya bisa

menyanyi

memuja,memuja,memuji

melakukan yang Ia hendaki

sampai mati

Sukacita dalam Nyanyian

Para gembala bernyanyi
Memuliakan Allah yang telah memberikan terang

Terang bagi hidup manusia
Terang bagi jalan-jalan kita

Terang itu mengantar kita pada seorang bayi mungil
Terang itu akhirnya terlihat nyata di depan kita

Bayi mungil itu ... Yesus
Yesus yang terlahir dari perawan Maria
Penuh kekudusan, penuh kesederhanaan

Bersorak-sorai haleluya
Memuji nama Allah di tempat yang mahatinggi
Sebab damai sejahtera telah Ia turunkan
Dan sukacita melimpah telah kita rasakan

Pages