Bahan Terbaru

Sukacita Natal

Oleh: Maya

Menutup tahun 2018 yang lalu, saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas berkat yang Ia limpahkan dalam hidup saya. Berkat yang saya terima bukan dalam bentuk materi (misal: baju Natal atau yang lainnya), melainkan berupa waktu sehingga saya bisa berkumpul bersama keluarga. Sebagai orang Kristen, sering kali kita memaknai Natal dengan sebuah tradisi kumpul bersama keluarga, makan bersama, dan berdoa bersama. Semua itu baru saya rasakan pada malam Natal 2018 kemarin.

Makna Kedatangan Yesus

Hampir tidak diragukan lagi kalau setiap orang Kristen tahu bahwa hari Natal menjadi momen untuk mengenang kembali kedatangan dan kelahiran Yesus dalam dunia. Bukan sekadar perayaan belaka yang dilakukan oleh banyak negara maupun orang terlepas dari status keagamaan mereka. Mungkin tidak sedikit juga yang sadar bahwa tidak hanya di hari Natal saja kita perlu mengingat kembali peristiwa "Firman yang menjadi daging", tetapi dalam setiap momen hidup kita. Meskipun demikian momen Natal ini seharusnya menjadi momen berharga yang membawa kita kepada pengenalan yang lebih dalam akan maksud dan berdasarkan tujuan Yesus datang ke dalam dunia.

Lagu Kesukaan Bagi Dunia

Dari tahun 1712 sampai dengan tahun 1748, kota London adalah tempat kediaman dua orang pria yang terkenal semasa hidupnya, dan yang masih tetap terkenal sampai sekarang. Mereka adalah Isaac Watts dan George F. Handel. Kedua orang itu hidup melajang. Dalam Westminster Abbey, yaitu gereja kenegaraan di Britania Raya, terdapat ukiran yang mengingatkan orang-orang akan mereka.

Gambar: George F. Handel

Bayi Sukacita

oleh William Blake

Aku tidak punya nama
Aku baru berusia dua hari. –
Aku harus memanggilmu siapa?
Aku bahagia
Sukacita adalah namaku, –
Sukacita yang manis dilimpahkan padamu!

Sukacita cantik!
Sukacita manis yang baru berusia dua tahun,
Sukacita manis aku memanggilmu;
Kau tersenyum.
Aku bernyanyi sementara
Sukacita manis dilimpahkan kepadamu.

https://www.poetryfoundation.org/poems/43665/infant-joy

Natal dan Keluarga

Keluarga adalah desain Tuhan untuk manusia hidup dan dibesarkan dalam kasih. Puncak kasih adalah penyatuan, bukan hanya keintiman. Di dalam keluarga kasih antara dua individu mengecap titik tertingginya. Di dalam keluargalah anak bertumbuh dalam kasih dan belajar mengasihi. Secara alamiah kita mengasihi anak sebab anak adalah darah dan daging-perpanjangan-diri kita. Kasih adalah gizi mutlak yang diperlukan anak untuk dapat bertumbuh dengan sehat. Namun di dalam keluarga pulalah anak belajar mengasihi. Setelah menerima kasih, anak belajar membalas kasih orangtua dan pada akhirnya ia pun belajar mengasihi kakak adik, teman dan orang di sekitarnya. Inilah rencana Tuhan akan keluarga; itulah sebabnya dari semua ciptaan-Nya, hanya manusialah yang didesain untuk berkeluarga.

Gambar: Keluarga Merayakan Natal

Bagaimana Mengajarkan Makna Natal Kepada Anak-Anak?

Cara yang paling efektif untuk mengajarkan makna Natal kepada anak-anak adalah dengan pendekatan sesuai tingkat usianya dan membangun pemahaman bahwa dengan bertambahnya usia mereka, Natal adalah waktu untuk memperingati karunia terbesar yang pernah manusia terima, yaitu Yesus Kristus. Daripada waktu difokuskan pada memberi dan menerima hadiah yang sementara saja, Natal harus menjadi waktu yang difokuskan pada karunia Allah dan makna Natal yang sesungguhnya, yaitu penebusan dan rekonsiliasi manusia dengan Allah melalui Tuhan Yesus Kristus.

Gambar: Ayah Mengajar

Lahir untuk Mati demi Kebebasan

Lahir Bagi Kita

Jika Anda tidak punya waktu untuk membaca ini sekarang, masukkan ini ke dalam Alkitab Anda dan pakailah untuk saat teduh pagi berikutnya. Ibrani 2:14-15 jauh lebih berharga daripada dua menit ibadah adven. Ayat-ayat ini menghubungkan awal dan akhir dari seluruh kehidupan Yesus. Ayat-ayat ini menjelaskan mengapa Dia datang. Ayat-ayat ini akan sangat bagus digunakan bersama dengan seorang teman atau anggota keluarga yang belum percaya untuk menuntun mereka langkah demi langkah dari permulaan sampai habis mengenal pandangan Kristen Anda tentang Natal. Seperti ini ...

Pages