Bahan Terbaru

Kelahiran Sang Mesias (Lukas 2:1-20)

Kelahiran Sang Mesias (Lukas 2:1-20)

Pendahuluan

Entah bagaimana, saya dan seorang teman yang lebih tua teringat tentang sebuah lelucon lama minggu ini, yang terkait dengan teks kita. Seorang pengamat yang penasaran sedang memerhatikan seorang pandai besi dengan ketertarikan yang besar. Si pandai besi sedang menempa tapal kuda. Dia baru saja menyelesaikan sebuah tapal dan meletakkannya di samping untuk mendinginkannya. Tanpa berpikir panjang, si pengamat tersebut mengambilnya untuk melihatnya lebih dekat, tetapi dengan cepat meletakkannya kembali. Dengan kelip di matanya, si pandai besi berkata, "Panas, bukan?" Tidak ingin membiarkan dirinya diremehkan, si pengamat menjawab, "Tidak. Aku hanya tidak perlu waktu lama untuk mengamati tapal kuda."

Puisi Natal 10: Dikarantina Bersama Kristus

Natal tahun ini, ada baiknya untuk memikirkan bahwa kita semua telah tertular penyakit paling mematikan yang diketahui umat manusia: dosa. Sudah terlambat bagi kita untuk menemukan vaksin, karena kita terinfeksi. Satu-satunya harapan kita adalah obatnya.

Yesus adalah obat untuk masalah dosa. Dia mengalami kematian yang pantas kita terima, dan memberi kita kehidupan yang tidak kita dapatkan. Natal tahun ini kita merayakan Dia, yang memberikan semua milik-Nya agar kita dapat hidup. Merupakan hak istimewa tertinggi kita untuk dikarantina bersama-sama dengan Dia. Nikmati puisi terakhir ini, #10, dalam menyongsong Natal!

Selamat Ulang Tahun, Juru Selamat. Semua adalah kepunyaan-Mu.

-- Dan

Dikarantina Bersama Kristus

ka.ran.ti.na

Apa Itu Epifani (Hari Tiga Raja) dan Apakah Itu Perayaan yang Alkitabiah?

Lampu Natal berkelap-kelip dan musik mengalun melalui ruang tamu yang gelap. Natal selalu memenuhi saya dengan keajaiban saat saya merenungkan penampakan Yesus di bumi. Persiapan Hari Natal memberi jalan untuk merayakan apa yang telah dilakukan Kristus dalam hidup kita. Cara-Nya yang lembut bekerja dalam hidup kita guna menjadikan kita cerminan yang lebih terang akan Dia. Dia menyelamatkan, membimbing, dan mengungkapkan diri-Nya kepada kita. Sementara Yesus muncul dalam bentuk fisik di bumi dua ribu tahun yang lalu, Dia masih muncul dalam kehidupan hari ini. Epifani -- sementara banyak orang mengenalnya sebagai hari yang menandai 12 hari setelah Natal dan waktu untuk menurunkan pohon Natal dan dekorasi, hari itu sebenarnya merupakan hari perayaan dengan makna yang signifikan.

Apa itu Epifani?

Ironi Epifani

Tanggal 6 Januari telah lama menjadi tanggal bagi gereja Barat merayakan Perayaan Epifani. Berasal dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti "penampakan" atau "manifestasi" (epiphaneia), Epifani merayakan penampakan Anak Allah di antara kita sebagai salah satu dari kita -- sepenuhnya ilahi dan sepenuhnya manusia - dan menandai akhir dari "dua belas hari Natal" yang dimulai pada 25 Desember.

Secara khusus, Epifani telah diidentifikasikan dengan kedatangan orang Majus, para ahli bintang pagan yang tampil secara mengejutkan dalam Matius 2 untuk menyembah bayi Yesus.

Kelahiran Sang Mesias (Lukas 2:1-20)

Pendahuluan

Entah bagaimana, saya dan seorang teman yang lebih tua teringat tentang sebuah lelucon lama minggu ini, yang terkait dengan teks kita. Seorang pengamat yang penasaran sedang memerhatikan seorang pandai besi dengan ketertarikan yang besar. Si pandai besi sedang menempa tapal kuda. Dia baru saja menyelesaikan sebuah tapal dan meletakkannya di samping untuk mendinginkannya. Tanpa berpikir panjang, si pengamat tersebut mengambilnya untuk melihatnya lebih dekat, tetapi dengan cepat meletakkannya kembali. Dengan kelip di matanya, si pandai besi berkata, "Panas, bukan?" Tidak ingin membiarkan dirinya diremehkan, si pengamat menjawab, "Tidak. Aku hanya tidak perlu waktu lama untuk mengamati tapal kuda."

Selamat Hari Natal COVID

Dinginnya musim gugur akan segera berganti dengan dinginnya musim dingin. Lapisan super putih akan menutupi warna panen yang cemerlang. Bahkan, saat kita menunggu Halloween, dan Hari Thanksgiving, kita tahu pola tahunan kita terlalu baik untuk tidak melihat apa yang ada di cakrawala.

Natal akan datang, membawa masuk musim kedua yang begitu disukai, begitu ajaib, begitu sentimental, dan pada satu sisi begitu terkenal -- sampai tahun 2020. Natal kita ketahui, tetapi dalam pandemi global?

Berapa banyak hal menakutkan dalam Natal masa lalu kita akan berulang pada Natal tahun ini? Apa harapan Anda untuk waktu yang paling indah tahun ini?

Natal dari Kejauhan

Adven dalam Pandemi Global

Ini adalah hari-hari yang gelap pada tahun 2020, bahkan dalam terangnya musim semi dan musim panas. Mereka yang terhindar dari penderitaan dan rasa sakit pribadi yang hebat tidak hidup di bawah awan yang tidak menyenangkan setelah peristiwa 9/11. Dan, kecemasan akan pandemi yang bergerak lambat, pada tahun pemilihan yang sangat kontroversial, telah memberikan bayang-bayang yang lebih lama, dan mungkin lebih gelap, daripada hari-hari yang suram itu.

Sekarang kita sampai pada puncak bulan Desember -- dan musim dingin. Hari-hari gelap menjadi lebih gelap. Dan, Adven dimulai hari ini, bukan satu hari yang terlalu cepat, tepat pada waktunya untuk menyatakan pesan yang terlalu sering kita abaikan: pada hari-hari yang paling gelap, terang yang sejati bersinar lebih terang.

Hal-Hal yang Mengingatkan Kita akan Allah Saat Natal

Ada banyak pengingat tentang Allah saat Natal jika saja Anda melihat dengan cukup serius!

Sangat mudah untuk terhanyut dalam kegilaan Natal, lagu dan dekorasi, hadiah, liburan, kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, Boxing Day Sale (saat berbelanja yang terjadi pada 26 Desember, bersamaan dengan hari tradisi menerima hadiah Natal di beberapa negara - Red.) ... semuanya.

Gambar: mengingatkan Allah

Tiga Cara Adven Membantu Kita Lebih Memercayai Allah

Waktu penantian sebelum Natal dipenuhi dengan pengharapan dan janji.

Kata Adven berarti kedatangan. Ini adalah periode menjelang Natal, dan awal dari kalender Kristen. Ini adalah periode menanti, menantikan Mesias bersama dengan Israel, membaca nubuat-nubuat tentang kedatangan-Nya, menanti kembalinya Mesias bersama dengan dunia, berjaga-jaga, dan berdoa.

Pages