Skip to main content

Bahan Terbaru

Pentingnya Tradisi Natal

Apa yang terlintas di benak Anda saat mendengar kata "tradisi"? Kue casserole terkenal dari bibi Anda? Membuka satu hadiah pada Malam Natal? Menonton film animasi tanah liat Rudolph yang menyeramkan? (Anda tahu… tentang elf yang ingin menjadi dokter gigi?) Sebagian besar keluarga kita memiliki tradisi tertentu — beberapa yang unik bagi kita dan beberapa yang tidak.

Sekarang, pikirkan kata kedua: ritual.

AI Natal

/* container keseluruhan (fluid tapi dibatasi) */ .block-ai-natal { width: 100%; max-width: 980px; margin: 0 auto; text-align: left; padding: 20px; box-sizing: border-box; font-family: system-ui, -apple-system, "Segoe UI", Roboto, "Helvetica Neue", Arial; } /* judul halaman (center) */ .block-ai-natal h2 { font-size: 28px; margin-bottom: 18px; font-weight: 700; text-align: center; } .video-item { margin-bottom: 28px; } .video-item h4 { font-size: 18px; margin: 0 0 10px; font-weight: 600; text-align: center; } .video-pair { display: flex;

Bersiaplah untuk Merayakan Natal dengan cara yang alkitabiah!

Saya menghabiskan sebagian besar waktu minggu ini untuk mempersiapkan diri mengajar pelajaran Alkitab selama kebaktian pemuda. Kami memulai serangkaian khotbah tentang Natal dan malam ini kami memulainya dengan bagaimana mempersiapkan diri untuk Natal. Sering kali, orang begitu panik selama masa Natal sehingga mereka lupa untuk mempersiapkan diri. Mereka mempersiapkan pesta, hadiah-hadiah dan pertemuan keluarga, tetapi sering kali bagian yang paling penting justru terlewatkan.