pemberian Allah

Saat Natal Jauh dari Menyenangkan

Natal telah lama mewakili pertemuan keluarga yang menyenangkan dan berbagi tradisi liburan dari masa ke masa. Iklan televisi, papan reklame di jalan raya, dan bahkan acara hiburan tahunan menggambarkan kebahagiaan sebagai keluarga utuh yang merayakannya dalam kedamaian dan harmoni. Kesedihan memiliki sebuah cara untuk mengocok emosi selama masa ini. Natal, terutama, dapat membawa kesedihan ke permukaan yang tersmpan jauh di dalam hati kita setelah kehilangan yang berarti. Kita memohon kepada Tuhan untuk mempercepat kita dalam melewati hari-hari di bulan Desember. Terlepas dari iman yang dalam, banyak dari kita yang secara emosional terpaku pada bulan November dan Desember, menarik napas lega saat kalender menyambut Januari. Januari memberi kita izin untuk kembali pada kehidupan, lalai terhadap rasa sakit kita, dan kebutuhan mendesak kita akan Pribadi yang lahir untuk menebus hati kita yang memar dan babak belur.