Natal

9 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Natal

Natal adalah hari libur budaya yang paling banyak dirayakan di dunia. Berikut sembilan hal yang harus Anda ketahui tentang peringatan tahunan kelahiran Yesus:

1. Tidak ada yang tahu hari atau bulan apa Yesus dilahirkan (meskipun beberapa ahli berspekulasi bahwa itu adalah bulan September). Bukti paling awal untuk memperingati 25 Desember sebagai hari lahir Kristus muncul dalam Kalender Philocalian, yang disusun di Roma pada tahun 336.

Gambar: Natal

10 Hal Yang Harus Anda Ketahui tentang Natal

1. Yesus adalah alasan untuk masa ini.

Tujuan utama merayakan Natal adalah mengingat kelahiran Yesus. Pada hari Natal, kita merayakan ulang tahun Yesus, bukan bocah kecil penabuh drum atau Sinterklas!

2. Yesus sudah ada sebelumnya bersama dengan Allah pada awal sebelum dunia dijadikan.

Kelahiran Yesus sebagai bayi di palungan Betlehem tidak menandai awal dari keberadaan-Nya. Sebaliknya, seperti yang diajarkan Injil Yohanes secara eksplisit (Yohanes 1:1,14) dan Kitab-kitab Injil lainnya menyiratkan, Yesus menjadi manusia sebagai tambahan untuk keberadaan kekal sebagai bagian dari Keilahian.

3. Kelahiran Yesus adalah puncak dari nubuatan mesianik selama berabad-abad.

'Kita Semua Memiliki Wabah'

Apa yang saya pelajari tentang penderitaan dan pengharapan dari membaca novel Albert Camus selama masa pandemi.

Mungkin cara termudah untuk mengenal sebuah kota adalah dengan memastikan bagaimana orang-orang di dalamnya bekerja, bagaimana mereka mencintai, dan bagaimana mereka mati.

Begitulah cara Albert Camus, filsuf dan penulis Perancis, memperkenalkan kota pelabuhan Oran pada bagian awal novelnya "The Plague". Saya diharuskan membaca novel tersebut dan mendiskusikannya dengan siswa musim gugur ini di Wheaton College. Sebenarnya, ini adalah Buku Inti perguruan tinggi untuk tahun ini, yang berarti bahwa seluruh kampus sedang membaca, merenungkan, dan mendiskusikannya sebagai tindakan pembelajaran komunal selama musim Adven ini dan sepanjang tahun.

Trust

Tuhan menjadikan segala sesuatu indah pada waktu-Nya.

Kalimat itu terdengar sebagai kalimat romantis bagi orang yang sedang jatuh cinta. Mungkin juga sebagai obat penawar bagi orang yang tidak sabar menunggu jawaban doa. Barangkali juga sebagai satu pengharapan ketika semua pintu tertutup.

Gambar: Natal

Entahlah, dunia ini berputar seakan setiap hari menumpuk sampah keputusasaan. Walaupun seribu orang lain menumpuk kekayaan dan kemenangan.

Pemberi Natal yang Terlupakan

Gambar: Natal Kedatangan Yesus

Dia bisa hilang di antara para gembala, tersingkirkan oleh orang-orang bijak, dibayangi oleh para malaikat, dikalahkan oleh bintang di atas Betlehem. Anda tidak akan melihat-Nya berdiri dalam adegan kelahiran Yesus, tergantung di pepohonan, dicetak dengan velcro pada kalender Adven, atau dicetak di atas kertas kado. Dia tidak ada dalam banyak lagu Natal. Apakah ada tokoh dalam kisah Natal yang lebih terpinggirkan, atau bahkan dilupakan, daripada Allah Bapa?

Mengapa Kita Memberi Hadiah Natal?

Wawancara dengan John Piper

Pada hari Rabu kita membicarakan Sinterklas. Yang akan kita bicarakan hari ini adalah pemberian hadiah. Ini emailnya: "Hai, Pastor John. Nama saya Kaitlynn. Keluarga saya berusaha untuk merayakan makna Natal yang sebenarnya, dan tidak terlalu mempermasalahkan hadiah. Dua pertanyaan: Apakah hadiah itu alkitabiah? Dan, apakah ada cara yang lebih baik untuk melakukannya? "

Hadiah Natal

Jawaban singkatnya adalah ya - pemberian hadiah bersifat alkitabiah. Namun ya, mungkin ada cara yang lebih baik untuk melakukannya karena tidak ada yang kita lakukan yang sempurna. Selalu ada cara yang lebih baik untuk melakukannya.

Natal dan Keluarga

Keluarga adalah desain Tuhan untuk manusia hidup dan dibesarkan dalam kasih. Puncak kasih adalah penyatuan, bukan hanya keintiman. Di dalam keluarga kasih antara dua individu mengecap titik tertingginya. Di dalam keluargalah anak bertumbuh dalam kasih dan belajar mengasihi. Secara alamiah kita mengasihi anak sebab anak adalah darah dan daging-perpanjangan-diri kita. Kasih adalah gizi mutlak yang diperlukan anak untuk dapat bertumbuh dengan sehat. Namun di dalam keluarga pulalah anak belajar mengasihi. Setelah menerima kasih, anak belajar membalas kasih orangtua dan pada akhirnya ia pun belajar mengasihi kakak adik, teman dan orang di sekitarnya. Inilah rencana Tuhan akan keluarga; itulah sebabnya dari semua ciptaan-Nya, hanya manusialah yang didesain untuk berkeluarga.

Gambar: Keluarga Merayakan Natal

Natal, Harapan Seberapa pun Gelapnya Kegelapan Itu

Natal adalah sebuah liburan yang bersifat paradoks yang dipenuhi dengan sukacita yang sedemikian besar, tetapi pada saat yang sama mengingatkan kita pada rasa kehilangan yang besar. Ketika sedang melakukan studi pada malam sebelumnya, saya tidak sengaja menemukan sebuah khotbah oleh Tim Keller yang membicarakan tentang bagaimana terang Natal menghalau bayang-bayang kematian. Saya merasa diyakinkan dan dikuatkan. Saya harap, Anda yang merasa kewalahan pada Natal ini akan mendapatkan pengharapan dalam terang yang terdapat dalam Injil.

Pages