Puisi Natal

Anda Akan Mengenal Dia Ketika Ia Datang

Bukan karena genderang yang bertalu-talu,
Atau udara segar yang dihembuskan-Nya,
Ataupun segala sesuatu yang dikenakan-Nya,
Bukan juga karena mahkota-Nya,
Ataupun jubah-Nya

Tetapi kehadiran-Nya pasti akan dikenal
Karena keselarasan yang kudus
Yang hadir di dalam diri Anda ketika Ia melawat Anda.

- Anonim

Judul Buku: Kisah Nyata Seputar Natal
Pengarang: Doris Swehla
Halaman: 34
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1989

Malam yang Sunyi Ini

Sst,
Bayi itu tidur
Dalam buaian ibu-Nya yang penuh kasih.
Malam sunyi,
Dan hewan ternak dalam kandang mendekam
Diam menyembah tanpa suara

Sst,
Dunia tertidur
Dalam mimpi bayi Yesus yang penuh kasih ini.
Hati kita tenang
Dan pikiran kita yang bercabang
Segera tenang dalam penyembahan yang tiada batasnya

Tidurlah, Nak, tidurlah
Tidur dalam kekudusan-Mu.
Tidurlah, bumi, tidurlah
Dalam perlindungan Tuhan

- Rehobeth Billings

Sumber:
Judul Buku: Kisah Nyata Seputar Natal
Pengarang: -
Halaman: 118
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1989

Lonceng Natal

Saya mendengar lonceng berdentang pada hari Natal
Lagu-lagu Natal yang sudah dikenal,
Betapa nyaring dan merdunya kata-kata yang terdengar lagi
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

Saya berpikir, seandainya pada hari Natal,
semua lonceng yang tergantung di menara gereja
Memainkan lagu tanpa hentinya
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

Dan dalam keputusasaan saya menundukkan kepala;
"Tidak ada damai di bumi," kataku;
"Karena kebencian ada di mana-mana, dan mengejek lagu
tentang
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!"

Tetapi suara lonceng yang berdentang bergema semakin kuat:
"Tuhan tidak mati atau tertidur!
Yang jahat akan jatuh, yang benar akan menang,
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!"

Lonceng terus berbunyi, berdentang,
Bumi berputar dari malam hingga pagi,
Suara, lonceng, nyanyian agung, terdengar merdu,
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

- Henry Wadsworth Longfellow

Sumber:
Judul Buku: Kisah Nyata Seputar Natal
Pengarang: -
Halaman: 120
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung 1989

Maukah Engkau?

"Maukah engkau menggendong bayi ini?"

Maria yang lembut mungkin berkata begitu

Kepada gembala-gembala yang sedang berlutut

Di sisi tempat tidur bayi yang kudus.

"Maukah engkau menggendong bayi ini?"

Dia mungkin berkata begitu kepada orang-orang tua

Kepada orang-orang majus yang mempersembahkan

Emas, kemenyan, dan mur kepada-Nya.

"Maukah engkau menggendong bayi ini?"

Ia mungkin berkata begitu kepada kita

"Menyimpan semangat dan berkat Natal

Jauh di lubuk hatimu?"


- Ruth Somers








Sumber:
Judul Buku: Kisah Nyata Seputar Natal
Pengarang: -
Halaman: 88
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung 1989

Pages