Apakah Yesus Lahir di Sebuah Kandang?

Silakan baca Pendahuluan singkat terlebih dulu.

Ketika mereka ada di sana (di Betlehem), tibalah waktunya bagi Maria untuk melahirkan. Maria pun melahirkan Anak laki-lakinya yang pertama. Ia membungkus-Nya dengan kain lampin dan membaringkan-Nya di dalam palungan [phatne], karena tidak ada kamar [kataluma] bagi mereka untuk menginap. Lukas 2:6-7 (AYT)

Kamar penginapan atau Kamar Tamu?

Apakah Yesus lahir di sebuah kandang? Dari semua ayat kitab suci tentang kelahiran Yesus, mungkin tidak ada ayat yang diuraikan dengan begitu terperinci seperti Lukas 2:7. Sejumlah drama Natal menampilkan seorang pemilik penginapan yang menolak Maria dan Yusuf, tapi dengan murah hati menawarkan kepada mereka sebuah tempat di gudang atau kandang yang penuh dengan hewan ternak. Akan tetapi, tidak ada pemilik penginapan di Alkitab dalam kisah tentang kelahiran Yesus, dan mungkin tidak ada penginapan.

Selama beberapa tahun sekarang terdapat beberapa diskusi di antara para ilmuwan Yunani tentang kata Yunani kataluma, yang biasanya diterjemahkan sebagai "penginapan" dalam Lukas 2:7. Etimologi kataluma menunjukkan tempat di mana seorang musafir dapat beristirahat dan bersantai, dan edisi 2011 dari New International Version menerjemahkan kata ini sebagai "kamar tamu". [1]

Dalam budaya yang menjunjung tinggi keramahtamahan, penginapan jarang ditemukan di Israel. Alih-alih penginapan, wisatawan biasanya diterima di dalam rumah pribadi, baik besar maupun kecil. Rumah yang lebih besar seringkali memiliki tempat tinggal tamu. (Misalnya, wanita Sunem dalam 2 Raja-Raja 4:8-37 memiliki kamar tamu yang dibangun khusus untuk digunakan oleh nabi Elisa saat dia mengunjungi kota tersebut.)

Masuk akal untuk berasumsi bahwa Yusuf memiliki keluarga di Betlehem dan bahwa dia berharap akan tinggal di tempat tinggal tamu di rumah mereka. [2] Apa yang kita ketahui dari Lukas 2:7, bagaimana pun, adalah Maria dan Yusuf tidak menggunakan akomodasi tamu biasa karena, secara harfiah, "tidak ada tempat bagi mereka". [3]

Banyak rumah biasa di abad pertama Yudea memiliki area di bawah rumah untuk menampung ternak yang menginap. Mungkin Yesus lahir di area bawah rumah ini. Ini masuk akal mengingat Maria menggunakan palung makanan atau tempat makan binatang sebagai tempat untuk meletakkan anak laki-lakinya yang baru lahir: kata Yunani phatne yang digunakan dalam Lukas 2, yang biasanya diterjemahkan sebagai "palungan", memiliki dua arti. [4]

Apakah Yesus lahir di gudang? Orang Yahudi pada umumnya sangat berhati-hati dengan kebersihan dan memiliki banyak aturan mengenai kebersihan. Jika Maria memang melahirkan bayi di tempat di mana hewan biasanya dipelihara, pastilah tempat itu bersih dan hewan-hewan ditempatkan di tempat yang lain. Sangat tidak mungkin Maria dan Yusuf dan bayi Yesus tinggal di sebuah gudang, kandang, atau gua [5] yang dikelilingi oleh sapi dan domba, seperti yang biasanya diilustrasikan pada kartu-kartu Natal.

Apa Istimewanya Palungan Itu?

Palungan (palung makan atau kios) disebutkan tiga kali oleh Lukas dalam catatan tentang kelahiran Yesus (Lukas 2:7, 12 & 16). Bila ada sesuatu yang disebutkan tiga kali dalam kitab suci biasanya dilakukan untuk menyoroti signifikansinya. Terlebih lagi, malaikat tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa bayi yang dibungkus kain dan terbaring di palungan adalah tanda bagi para gembala. Ada sesuatu yang penting tentang palungan (Lukas 2:12).

Para gembala, seperti yang diperintahkan oleh malaikat itu, pergi mencari bayi di palungan (Lukas 2:8 dst). Apakah para gembala pergi dari rumah ke rumah, atau dari kandang ke kandang, mencari bayi di palungan, atau apakah mereka langsung pergi ke menara pengawas kawanan domba โ€“ Migdal Eder? Ini adalah kandang yang dikenal oleh semua gembala.

Betlehem Migdal Eder adalah basis dari mana kawanan ternak bait suci digembalakan di padang rumput di Betlehem. [5] Anak-anak domba yang digunakan dalam korban Bait Suci diambil dari kawanan domba ini. Domba-domba betina dibawa ke Migdal Eder saat mereka melahirkan anak domba istimewa mereka dan kios-kiosnya dijaga sangat bersih untuk tujuan ini. Apakah ini di mana Yesus Kristus, Anak Domba Allah, lahir? (Mikha 4:8 lihat Yohanes 1:29).

Kira-kira 33 tahun kemudian Yesus naik ke Yerusalem, pada hari Minggu Palma, pada saat bersamaan, korban Paskah kurban diambil dari Betlehem ke Yerusalem untuk merayakan Hari Raya Paskah.

Di mana pun Dia dilahirkan, terlihat dari Injil Lukas bahwa Yesus Kristus โ€“ Mesias yang dijanjikan, Raja Israel, Juru Selamat dunia โ€“ lahir di tempat di mana binatang biasanya dipelihara.

Catatan akhir
[1] Kataluma juga digunakan dalam Markus 14:14 dan Lukas 22:11 dan biasanya diterjemahkan di sini sebagai "kamar tamu". Lukas menggunakan kata yang lebih spesifik untuk "penginapan" (pandocheion) dalam perumpamaan orang Samaria yang Baik Hati dalam Lukas 10:34.
Stephen Carlson, dalam makalahnya berjudul "Akomodasi Yusuf dan Maria di Bethlehem:" di Lukas 2 :7 "dalam Studi Perjanjian Baru (2010), menunjukkan skenario yang berbeda. Komentar Brice C. Jones tentang tulisan itu:
"Melalui analisis leksikal dan semantik yang rinci tentang istilah kataluma tersebut (biasanya diterjemahkan "penginapan") dan kebiasaan pernikahan patrilokal Yahudi selama masa Yesus, Carlson menunjukkan bahwa referensi untuk kataluma dalam Lukas 2:7 menyinggung tentang ruang perkawinan yang dibangun di atas, atau di sebelah kamar utama sebuah rumah keluarga. . . Tidak ada tempat di kamar mereka, Maria harus melahirkan di kamar utama rumah yang lebih besar, tempat anggota keluarga yang lain tidur. "
[2] Alkitab mengatakan bahwa Yusuf adalah keturunan Raja Daud (Matius 1:16-17; Lukas 1:27, 2:4 dst). Betlehem, yang juga dikenal sebagai kota Daud, adalah kota leluhur Yusuf, jadi kemungkinan dia memiliki keluarga di Betlehem. Yesus, keturunan Raja Daud, lahir di Betlehem (Matius 2:1a).
[3] Apakah Maria dan Yusuf dijauhi karena kehamilan Maria yang tampaknya memalukan/aib?
[4] Kata Yunani untuk palungan/kios (phatne) juga digunakan dalam Lukas 13:15 di mana biasanya diterjemahkan sebagai "kios". BDAG memberi beberapa arti yang mungkin dari phatne: palungan; tempat tidur bayi (seperti di kios atau kandang sapi, atau rak atau palungan untuk pakan ternak yang digunakan di kandang atau rumah ternak; kandang; bahkan tempat makan di bawah langit terbuka (berbeda dengan kataluma.)
[5] Ada kemungkinan bahwa Yesus dilahirkan di dalam sebuah gua. Origen, dalam Against Celsus, Volume 1, bab 51, menulis bahwa: ". . . sesuai dengan cerita dalam Injil mengenai kelahiran-Nya, di Betlehem ada gua di mana Dia dilahirkan, dan palungan di gua tempat Dia dibungkus dengan kain lampin. Dan, pemandangan ini banyak dibicarakan di tempat-tempat sekitarnya, bahkan di antara musuh-musuh iman, dikatakan bahwa di gua ini lahirlah Yesus yang disembah dan dihormati oleh orang-orang Kristen. "Mungkin menara Migdal Eder dibangun di atas gua ini.
Justin Martyr dalam Dialogue with Trypho, bab 78, juga menyatakan bahwa Yesus lahir di sebuah gua. Injil Bayi oleh Yakobus menceritakan bahwa Maria dan Yusuf tinggal di salah satu dari sekian banyak gua di Betlehem yang digunakan sebagai tempat berlindung bagi kawanan domba selama musim dingin.
[6] Menara pengawas juga digunakan oleh para gembala sebagai tempat berlindung dan tempat mengintai saat kawanan domba diserang. Lebih jauh lagi tentang di mana Yesus dilahirkan dan Migdal Eder di sini.

Apakah Yesus lahir di kandang?

Update (3.11.13): Ian Paul telah menulis sebuah tulisan bagus berjudul Jesus Is not Born in a Stable yang mencakup beberapa bidang yang sama dengan posting ini di sini.(t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : New Life
URL : http://newlife.id.au/christmas-cardology-4-born-in-a-barn/
Judul asli artikel : Was Jesus born in a barn?
Penulis artikel : Margaret Mowczko
Tanggal akses : 11 Juni 2017