Dia Datang untuk Melayani Yang Tak Berdaya
Ketika kita memikirkan alasan-alasan yang diberikan Kitab Suci tentang kedatangan Yesus, kita tidak boleh mengabaikan betapa mengejutkannya alasan-alasan ini, khususnya ketika kita mengingat bahwa Yesus adalah Allah dalam rupa manusia. Perhatikan, misalnya, apa yang Yesus katakan dalam Markus 10:45 (AYT):
Sebab, bahkan Anak Manusia pun datang bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.
Penguasa-penguasa di dunia biasanya mengunjungi orang-orang mereka dengan harapan bahwa mereka akan dipuji dan dilayani, tetapi Yesus memiliki agenda yang berbeda.
Yesus Datang untuk Menderita
5 Kesalahpahaman Populer tentang Kisah Natal
Kita mengalami kisah kelahiran Yesus dalam beragam cara sepanjang masa Natal. Kisah tersebut disajikan melalui gua Natal, program TV, buku cerita, lukisan, dan pertunjukan Natal.
Bahkan, kita begitu sering menjumpai kisah Natal sehingga kita dibuat yakin bahwa kita sudah mengetahui semua detail tentang apa yang terjadi pada malam itu. Namun, banyak hal yang kita kira kita "ketahui" tentang kisah Natal ternyata tidak benar.
Berikut ini lima kesalahpahaman yang paling umum ditemukan.
1. Ada Bintang pada Malam ketika Yesus Lahir
Sulit menemukan gua Natal tanpa bintang di atas palungan. Memang, bintang ini mungkin merupakan simbol yang paling mewakili dari kelahiran Yesus.
Ironi Epifani
Tanggal 6 Januari telah lama menjadi tanggal bagi gereja Barat merayakan Perayaan Epifani. Berasal dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti "penampakan" atau "manifestasi" (epiphaneia), Epifani merayakan penampakan Anak Allah di antara kita sebagai salah satu dari kita -- sepenuhnya ilahi dan sepenuhnya manusia - dan menandai akhir dari "dua belas hari Natal" yang dimulai pada 25 Desember.
Secara khusus, Epifani telah diidentifikasikan dengan kedatangan orang Majus, para ahli bintang pagan yang tampil secara mengejutkan dalam Matius 2 untuk menyembah bayi Yesus.
Apa Itu Epifani
Apa Itu Epifani (Hari Tiga Raja) dan Apakah Itu Perayaan yang Alkitabiah?
Lampu Natal berkelap-kelip dan musik mengalun melalui ruang tamu yang gelap. Natal selalu memenuhi saya dengan keajaiban saat saya merenungkan penampakan Yesus di bumi. Persiapan Hari Natal memberi jalan untuk merayakan apa yang telah dilakukan Kristus dalam hidup kita. Cara-Nya yang lembut bekerja dalam hidup kita guna menjadikan kita cerminan yang lebih terang akan Dia. Dia menyelamatkan, membimbing, dan mengungkapkan diri-Nya kepada kita. Sementara Yesus muncul dalam bentuk fisik di bumi dua ribu tahun yang lalu, Dia masih muncul dalam kehidupan hari ini. Epifani -- sementara banyak orang mengenalnya sebagai hari yang menandai 12 hari setelah Natal dan waktu untuk menurunkan pohon Natal dan dekorasi, hari itu sebenarnya merupakan hari perayaan dengan makna yang signifikan.
Apa itu Epifani?
Kelahiran Yesus: Paduan Suara Kenabian setelah Keheningan Selama Berabad-abad
Isi artikel:
- Perawan itu akan mengandung
- Lahir di Betlehem di Yudea
- Keluar dari Mesir Aku memanggil Anak-Ku
- Rahel menangisi anak-anaknya
- Dia akan disebut orang Nazaret
- Roh dan kuasa Elia
- Anak Allah Yang Mahatinggi
- Abraham dan keturunannya
- Mempersiapkan jalan Tuhan
- Terang bagi orang bukan Yahudi
- Kesimpulan: Paduan suara nubuatan Natal
Sudah menjadi kebiasaan untuk menganggap kelahiran Yesus sebagai momen damai dan tenang yang luhur di bawah langit malam yang bersih dan cerah di Betlehem. Beberapa lagu Natal paling terkenal diliputi suasana yang tenang ini: "Silent Night"; "O Holy Night"; "It Came upon a Midnight Clear"; "O Little Town of Bethlehem".
Panggilan Allah kepada Maria dan Kita
Ketika saya masih kuliah, saya menyadari perbedaan besar antara agama lain dan Kristen. Agama-agama lain memiliki cerita asal dan kisah tentang berbagai pahlawan mereka. Tapi cerita seperti itu diberikan terutama sebagai contoh untuk ditiru.

Bintang Supernatural Betlehem
Sebuah Bintang Misterius

Lagi dan lagi, Alkitab membingungkan rasa penasaran kita tentang bagaimana hal-hal tertentu terjadi. Bagaimana "bintang" ini membawa orang Majus dari timur ke Yerusalem?