Skip to main content

Bahan Terbaru

Tentang Kami

LATAR BELAKANG

Setiap tahun umat Kristiani merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Berbagai konsep acara disusun sedemikian rupa untuk mengajak jemaat semakin meresapi makna Natal yang sebenarnya. Namun demikian, ada juga orang-orang yang tidak dapat merayakan Natal di gereja karena kesehatan yang terganggu atau karena usia yang sudah lanjut. Untuk menjangkau mereka, perlu ada bahan-bahan bertema Natal dengan berbagai format (tulisan dan audio).

When East Meet West

Sumber:

Title : Solusi Life 24 Desember 2014 - When East Meet West
URL : https://www.youtube.com/watch?v=jCTFosrO8Bs
Title : GUNTUR & SAYKOJI - SIARKAN DI GUNUNG
URL : https://www.youtube.com/watch?v=pUO_sycD1h4

Menemukan Kedamaian Natal Ini

Masa liburan akan datang menjelang akhir bulan ke-12, mengantarkan ke dalam perubahan suasana sosial yang tampak ajaib. Suasana baru yang berwarna-warni memancar dalam kegelapan malam karena begitu banyak rumah di seluruh negeri dihiasi dengan lampu-lampu yang meriah. Semangat anak-anak ketika mereka menantikan kedatangan seorang pribadi, Sinterklas, mengudara di mana-mana. Nyanyian bersama merayakan kelahiran Yesus Kristus memenuhi kota-kota kecil ketika lonceng gereja lokal mendentangkan irama-irama lagu Malam Kudus dan di Dalam Palungan yang begitu merakyat. Perayaan adalah tema liburan ini, dan kenyataan hidup dengan segala cacat cela dan rasa sakit, terhapus di sudut keheningan yang gelap.

Kembalikan Talenta Anda kepada Allah

Hari Natal dimulai lebih awal bagi saya, bersama dengan salah satu dari ketiga putra saya yang memainkan lagu "Hark the Herald Angels Sing" dengan gitarnya pada pukul 6:45 pagi. Kemudian, timbullah kegembiraan seperti biasa untuk membuka hadiah dan sarapan Mangga bersama, diiringi lagu-lagu Natal yang dinyanyikan di halaman belakang. Ah, Natal!

Ketiga putra saya semuanya membawakan hadiah untuk saya, antara lain coklat Lindt Ball, tas olahraga, dan sepasang sarung tangan untuk bersepeda. Semuanya itu adalah hadiah-hadiah yang menarik perhatian dan saya sangat berterima kasih. Namun, faktor "x" ketika menerima hadiah tersebut dari anak-anak Anda adalah mereka menggunakan uang saya untuk membelikan saya hadiah. Hal ini tentunya tidak menjadi masalah ketika mereka masih kecil, tetapi jika sejak awalnya saya tidak memberi mereka uang, mereka tidak akan sanggup memberi apa pun untuk saya.