Natal

Bayi Yesus

Bacaan
------
Matius 1, 2 dan Lukas 2

Cerita
------
Maria, seorang gadis muda yang lembut dan baik, tinggal di kota
Nazaret. Dia akan segera menikah dengan seorang tukang kayu yang
bernama Yusuf. Suatu hari, dia didatangi oleh malaikat Gabriel yang
mengatakan kepadanya bahwa dia akan memiliki seorang anak dan anak
itu dinamainya Yesus. Malaikat itu mengatakan bahwa Roh Kudus akan
bersama dengannya dan anak itu akan menjadi Anak Allah.

Maria dan Yusuf menikah. Kemudian pada suatu hari mereka harus pergi
ke Betlehem untuk mendaftarkan diri dalam sensus penduduk. Ini
adalah perjalanan yang panjang. Ketika mereka sampai di Betlehem,
tidak ada tempat bagi mereka untuk menginap. Mereka menghabiskan
malam di kandang binatang. Malam itu Maria melahirkan bayinya.
Mereka menamai bayi itu Yesus, seperti yang dikatakan oleh malaikat.

Mengapa Matius Mengawali Injilnya dengan Silsilah Yesus?

Pertanyaan diskusi:

Matius 1:1-15 adalah daftar dari silsilah nenek moyang Tuhan Yesus. Apakah kepentingan Matius mengawali kitab Injilnya dengan silsilah ini?

-------------

Philip:

Menurut saya silsilah yang ditulis Matius menjadi penting ...menunjuk bahwa Yesus adalah keturunan Daud, meski dalam status sosial Yusuf sendiri sebagai 'tukang kayu.

Urutan yang dijelaskan juga mau menunjuk bahwa pernyataan nubutan 'tentang akan muncul keturunan Daud ..atau..'tunggul Isai menjadi nyata dalam kelahiran Yesus.

Sehingga menjadi jelas bahwa kepentingan Matius sangat besar, bahwa silsilah itu harus diketahui oleh pembaca injil ini sehingga melalui urutan silsilah itu 'darah keturunan itu tidak terputus.
-------------

Naomi:

Rahasia di Balik Kisah Natal 1

Setiap tahun, pada tanggal 25 Desember, Natal senantiasa dirayakan secara meriah di seluruh penjuru dunia. Bukan hanya gereja-gereja yang menyambut Natal dengan sukacita, pusat-pusat perbelanjaan dan tempat-tempat umum lainnya tak ketinggalan menghias dirinya dengan aneka dekorasi bernuansa Natal.

Akan tetapi, benarkah Yesus dilahirkan pada tanggal 25 Desember? Bagaimana sebenarnya kisah Yesus yang dilahirkan di kandang karena tidak mendapat penginapan? Siapakah orang-orang Majus itu? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu barangkali bisa disatukan menjadi sebuah pertanyaan besar. Apa rahasia yang tersembunyi di balik kisah Natal?

Jurus''lamat, Datanglah (KJ-082)

Jurus''lamat, datanglah, Allah da Manusia,
biar dunia terkelu kar''na kelahiranMu.

Roh dan Firman yang kudus menghadirkan wujudMu:
Allah mahamulia dalam rupa yang rendah!

Anak dara bundaMu: Kau manusia penuh,
Kediaman Roh Kudus; dosa kami Kautebus.

Surya Pagi yang permai, Kau bagaikan mempelai
tampil dari kemahMu; jalan raya Kautempuh!

Dari rumah BapaMu langkah-langkahMu teguh
masuk alam maut seram, pulang naik ke takhta t''rang.

Citra Allah yang kekal, dalam daging Kau menang,
agar kami yang lemah Kaukuatkan s''lamanya.

PalunganMu berseri: waktu malam Kauberi
sinar kasih yang terang, pengharapan dan iman.

Dimuliakanlah terus Bapa, Putra, Roh Kudus:
damai dan sejahtera memenuhi dunia!

Hatiku Bersukaria (KJ-077)

Hatiku bersukaria
mengagungkan nama Tuhan, Allah, Juru s''lamatku.

DiindahkanNya hambaNya;
kini dan senantiasa diberkati namaku.

Kar''na Allah Mahakuasa
melakukan karya agung kepadaku yang rendah.

Mahasuci Nama Allah; rahmatNya turun-temurun
atas orang asalehNya.

DinyatakanNya kuasa
hingga orang congkak hati habis oleh tanganNya

DisuruhNya turun takhta
pembesar dan panguasa ditinggikan yang rendah.

Orang lapar dikenyangkan
orang kaya dihampakan dan disuruhNya pergi.

Sungguh Ia melepaskan
Umat Israel, hambaNya, kar''na rahmatNya kekal.

Sperti dijanjikanNya
pada Abraham semula untuk s''lama-lamanya.

Cobalah Tradisi Natal Internasional

Masing-masing dari kita sebenarnya menerjemahkan arti perayaan dengan cara yang berbeda-beda. Jadi apa anehnya kalau hari raya indah pada tahun ini dirayakan secara berbeda dalam kebudayaan yang berbeda? Untuk Natal tahun ini, cobalah kebiasaan negara lain:

1. Belgia

Di Belgia, biasanya ada parade pada hari Natal. Anda bisa mengadakan parade sendiri, walaupun hanya di rumah atau di ruang SM. Biarkan anak-anak Anda "berdandan" dengan kertas kado, pita, dan hiasan lain yang mereka ambil dari hadiah mereka. Di Belgia, biasanya parade berakhir di gereja, di mana jemaat mengadakan kebaktian penyembahan khusus. Anda bisa mengakhiri parade Anda juga dengan saat doa dan syukur pada Tuhan karena Ia bukan saja memberi Anda Putra-Nya, tapi juga anak-anak Anda.

2. Irlandia

Buat Catatan Harian Adven

O datanglah, Immanuel,
Tebus umatmu Israel
Yang dalam berkeluh kesah,
Menantikan Penolongnya,
Bersoraklah, hai Israel,
Menyambut sang Imanuel!

(Kidung Jemaat 81:1)

Catatan harian Adven adalah cara yang sangat baik untuk merekam perenungan, harapan, dan doa-doa Anda sepanjang masa Adven.

Mungkin Anda ingin memunyai catatan harian dari tahun ke tahun dengan hanya menulis sedikit setiap masa Adven.

Mungkin Anda ingin memunyai catatan harian hanya untuk satu tahun saja. Anda bisa menambah catatan untuk masa perayaan Natal dan Epifania untuk mendapatkan sudut pandang yang utuh sepanjang masa Natal.

Mungkin Anda ingin membuat catatan harian Adven keluarga dengan mengajak tiap anggota keluarga mengisinya.

Mungkin Anda ingin menghiasi catatan harian Anda dengan potongan dari kartu-kartu Natal kesayangan Anda.

Penggenapan Suatu Penantian dan Harapan (Yesaya 40:27-31)

Ketakutan dan kekhawatiran yang hebat dalam menghadapi persoalan yang menekan kehidupan ini bisa membuat orang menjadi ragu-ragu bahkan tidak memercayai lagi kuasa dan kasih Tuhan. Dalam keadaan yang demikian, kita sering berkata kepada diri sendiri, dan mungkin juga kepada orang lain, "Kalau Tuhan memang Maha Kuasa dan Maha Pengasih, seharusnya Dia mampu menghindarkan diriku dari keadaan ini! Tetapi, kenapa Ia tidak melakukannya? Jangan-jangan Tuhan sebenarnya memang tidak mampu dan tidak berkuasa mengendalikan serta mengubah segala sesuatu dalam kehidupan ini? Apa gunanya masih berpegang dan berharap kepada-Nya?"

Kalaupun tidak meragukan dan kehilangan kepercayaan kepada Tuhan, ia bisa menjadi kecewa bahkan marah kepada Tuhan karena merasa bahwa Tuhan telah berlaku tidak adil kepadanya. "Mengapa Tuhan begitu tidak peduli kepadaku dan membiarkan aku mengalami keadaan seperti ini, sedang orang lain tidak? Apa kekuranganku dan apa salahku?"

Christmas Shoes (Sepatu Natal)

Robert adalah seorang ahli hukum yang sukses dan memiliki segalanya dalam hidup -- sekaligus tak satu pun. Karena terlalu memusatkan diri pada keberhasilan pekerjaan dan materi, ia nyaris kehilangan pernikahannya. Ia tak lagi memerhatikan istrinya, Kate, kedua putrinya, ... dan akhirnya dirinya sendiri.

Nathan yang berusia delapan tahun memiliki seorang ibu yang penuh kasih, yang menanti ajal karena kanker. Namun, Nathan dan keluarganya membangun sebuah kehidupan yang sederhana, tapi bermakna. Ia berjuang untuk menikmati setiap detik tersisa yang mereka miliki bersama.

Pages