10 Cara Membicarakan Tentang Kristus Pada Natal Ini

Apakah ini adalah tahun untuk Anda membuat perubahan dan mengganti beberapa kegiatan yang menyita waktu dengan sesuatu yang lebih bermakna?

Dalam kesibukan kita yang membabi buta dan tergesa-gesa menjalani liburan Natal setiap tahun, banyak dari kita seperti anak kecil yang mengobrak-abrik tumpukan kado yang dibungkus pada pagi Natal. Setelah hiruk-pikuk berakhir, mereka duduk di lantai dikelilingi kertas dan kotak dan mainan ... dan menangis karena semuanya sudah berakhir. Apakah hanya itu yang kita dapatkan?

Gambar: Cara membicarakan Natal

Natal adalah saat sukacita dan frustrasi. Kegilaan persiapan dan kegembiraan, diikuti oleh keletihan dan bahkan kehampaan: Hanya itukah yang kita dapatkan?

Apakah ini tahun bagi Anda untuk membuat perubahan? Untuk menciptakan Natal yang bermakna bagi Anda dan keluarga, Anda mungkin perlu menghilangkan beberapa aktivitas yang menyita waktu dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih bermakna.

Berikut adalah beberapa ide:

1. Membicarakan tentang nama-nama Kristus. Tidak ada yang lebih bermakna pada hari Natal selain belajar lebih banyak tentang Yesus Kristus, Juru Selamat yang kelahiran-Nya kita rayakan. Karena Dia jauh lebih daripada seorang bayi dengan kain lampin, yang terbaring di dalam palungan.

Faktanya, Yesus dikenal dengan banyak nama lain di dalam Kitab Suci ... dan dalam himne-himne Natal yang kita nyanyikan. Dia adalah "Raja di atas segala raja", "Penebus".

Dalam "Mari Bicara Tentang Kristus Pada Natal Ini", sebuah bahan renungan baru dari FamilyLife, Anda dapat belajar tentang empat nama Kristus, yang masing-masing membantu kita belajar lebih banyak tentang Dia dan mengapa Dia datang ke dunia. Seri empat bagian ini mencakup pertanyaan diskusi untuk pasangan dan ide untuk orang tua berbicara dengan anak-anak Anda. Dan tambahkan ke diskusi keluarga Anda dengan rangkaian ornamen baru dari Ever Thine Home, yang menampilkan empat nama Kristus yang sama.

2. Pembuka percakapan. Unduh PDF ini dengan daftar pertanyaan untuk dibicarakan dengan keluarga dan teman Anda tentang Kristus dan Natal. Anda mungkin melakukan ini dalam percakapan normal, tetapi seringkali mereka paling baik digunakan sebagai bagian dari pesta Natal atau perayaan formal dengan keluarga Anda. Anda dapat mengajukan beberapa pertanyaan kepada kelompok, meminta setiap orang untuk menjawab salah satu atau keduanya. Untuk anak kecil, pastikan untuk melihat ke bagian "Pertanyaan untuk Anak". PDF juga menyertakan bagian "Stoples Percakapan": Gunting kertas berisikan pertanyaan-pertanyaan dan masukkan ke dalam stoples (atau dua stoples, jika Anda memiliki anak-anak kecil). Bagikan stoples dan minta semua orang menjawab pertanyaan yang mereka pilih.

3. Kaus kaki untuk Yesus. "Kami meminta anak-anak menghias kaus kaki khusus dengan nama Yesus di atasnya. Kami menggantungnya dengan kaus kaki lainnya, tetapi hadiah yang kami tempatkan di dalamnya berbeda -- kami memasukkan benda, gambar, atau catatan yang menandakan sesuatu yang ingin kami berikan kepada Allah pada tahun mendatang. Kami akan memikirkan resolusi spiritual yang ingin kami buat -- suatu area pertumbuhan, komitmen untuk menggunakan karunia rohani kami, cara nyata untuk mengasihi orang, dll. -- dan kemudian memikirkan cara untuk melambangkan resolusi itu.

"Pernah kami menggambar sebuah arloji, dan menulis di bawah gambar itu bahwa kami ingin waktu kami berada di bawah ketuhanan Allah, dan kami ingin menjadikan Dia sebagai prioritas dalam hidup kami. Pernah juga kami menaruh peta dunia di kaus kaki, dan kami berdoa sebagai sebuah keluarga bahwa kami akan bersedia untuk pergi ke mana pun Tuhan ingin kami untuk melayani Dia." (Ide dari Lee dan Karen Smith)

4. Bagikan cerita tentang bagaimana Allah berkarya dalam hidup Anda. Pernahkah Anda menceritakan kepada anak-anak Anda kisah tentang keselamatan Anda? Bagaimana dengan pasangan Anda? Saat keluarga bersama-sama selama liburan, gunakan waktu untuk berbagi cerita pribadi Anda tentang iman, penebusan, dan perubahan hidup. Juga, renungkan tahun sebelumnya dan bicarakan tentang bagaimana Anda telah bertumbuh dalam iman Anda secara individu dan sebagai sebuah keluarga. (Dari Sabrina McDonald)

5. Karangan bunga Adven. "Salah satu kegiatan Natal favorit kami adalah memanfaatkan karangan bunga Adven dan kebaktian Adven. Ketika anak-anak sudah cukup besar untuk menyalakan lilin, mereka bergantian melakukannya. Seiring bertambahnya usia, mereka membaca renungan. Akhirnya anak-anak menjadi sepenuhnya bertanggung jawab atas bacaan Adven pada beberapa malam. Ada berbagai buku renungan Adven yang tersedia saat ini. Kami memiliki karangan bunga Adven di keluarga saya ketika saya tumbuh dewasa. Saya berharap putra-putra saya akan meneruskan tradisi ini dalam keluarga mereka." (Dari Elaine Crowell)

6. Tiga hadiah. "Sebelum kami memiliki anak, saya memperhatikan betapa banyak orang tua yang mencoba untuk memberi hadiah yang lebih daripada tahun sebelumnya untuk anak-anak mereka. Begitu suami saya dan saya memiliki anak, kami memutuskan bahwa mereka akan mendapatkan jumlah hadiah yang sama dengan yang Yesus terima, yaitu tiga hadiah. Pada malam Natal kami membaca tentang kelahiran Yesus dan berbicara tentang tiga hadiah yang diberikan kepada-Nya. Keesokan paginya tiga hadiah untuk setiap anak berada di bawah pohon dan kami kembali berbicara tentang arti Natal yang sebenarnya.

"Ketika anak-anak masih kecil, mereka sangat senang mengetahui bahwa mereka mendapat tiga hadiah seperti Yesus, dan itu menjadi tradisi besar yang berkelanjutan. Melakukan hal ini membantu kami menghindari jebakan membuat setiap Natal 'lebih besar dan lebih baik' daripada Natal sebelumnya. Itu membantu kami mengarahkan anak-anak kami kembali pada hari ulang tahun Yesus dan Alkitab pada pagi Natal." (Dari Tracey Eyster)

7. Buat pohon tentang Kristus. Pohon Natal adalah titik fokus pada sebagian besar rumah selama musim perayaan. "Apa yang membuat saya sedih selama bertahun-tahun," kata Barbara Rainey, "adalah bahwa pohon kami tidak menceritakan kisah tentang Kristus. Dan, saya baru saja mulai berpikir tentang bagaimana jadinya jika orang-orang Kristen di seluruh negeri dan di seluruh dunia, pada kenyataannya, akan memiliki nama-nama Kristus di pohon-pohon mereka dan simbol tentang apa itu Natal. Itu akan menjadi pernyataan iman kita. Ini adalah cara membawa kebenaran Kristus ke dalam perayaan Natal kita." Ornamen Ever Thine Home ini akan memenuhi pohon Anda dengan nama-nama Kristus. Semua set termasuk pengajaran di dalamnya bisa dipakai untuk berbicara dengan keluarga Anda tentang pentingnya setiap nama.

Jika Anda memiliki anak kecil, Anda mungkin ingin menggunakan 12 Nama Natal, sumber dari FamilyLife dengan ornamen warna-warni yang membantu anak-anak belajar tentang nama-nama Kristus.

8. Pikirkan perasaan Maria dan Yusuf. Untuk anak-anak yang lebih besar, baca Matius 1:18-25 dan kemudian diskusikan:

Tidak ada yang lebih bermakna pada hari Natal selain belajar lebih banyak tentang Yesus Kristus, Juru Selamat yang kelahiran-Nya kita rayakan.
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. WhatsApp
  4. Telegram
  • Menurut Anda bagaimana perasaan Maria, seorang perawan, ketika dia mengetahui bahwa dia hamil?
  • Menurut Anda bagaimana perasaan Yusuf ketika dia mengetahui tentang kehamilan Maria?
  • Mengapa baik Yusuf maupun Maria memiliki keberanian untuk percaya kepada Allah dan tidak diragukan lagi menanggung ejekan dari manusia?
  • Kepada siapa mereka (dan Anda) berpaling ketika hidup tidak seperti yang mereka harapkan?
  • Mengapa kita dapat selalu mempercayai Allah bahkan ketika jalan-Nya berbeda dari kita?

(Dari Mary Larmoyeux)

9. Kisah-kisah Natal lainnya dari Kitab Suci. Seringkali kita berfokus pada Lukas 2:1-20 selama perayaan Natal kita. Bagaimana dengan membaca dari beberapa narasi Natal lainnya? Sebagai contoh:

  • Nubuat tentang kelahiran Yesus dalam Yesaya 1:1; 6:1,8; 7:14; 9:6-7; dan 11:1-5. Bicarakan dengan anak-anak Anda tentang bagaimana nubuat-nubuat ini digenapi di dalam Kristus.
  • Kunjungan Maria ke Elisabet, sepupunya (Lukas 1:39-45). Keduanya sedang mengandung bayi yang terjadinya tidak terduga. Perhatikan iman Maria yang kuat dalam tanggapannya setelah Elisabet mengakui bahwa Maria mengandung Anak Allah.

10. Mengumumkan kelahiran seorang raja. Setelah membaca kisah kelahiran Kristus dalam Lukas 2:1-20, anggota keluarga dapat berbagi bagaimana mereka akan mengumumkan kelahiran seorang raja. Di mana mereka akan mengatur agar raja bayi itu tinggal? (Anda dapat membuat tanduk kertas untuk digunakan anak-anak saat menyampaikan pengumuman mereka.) Juga, jika malam cerah, pergilah ke luar untuk melihat bintang-bintang dan tanyakan kepada keluarga Anda bagaimana menurut mereka perasaan para gembala ketika seorang malaikat dan cahaya terang tiba-tiba muncul.

Kemudian bicarakan tentang cara Bayi Yesus memasuki dunia lebih dari 2.000 tahun yang lalu. Pastikan anak-anak mengerti bahwa Dia ditempatkan di palungan, yang menjadi tempat makanan ternak. Tanyakan kepada mereka mengapa menurut mereka Yesus dilahirkan di palungan, dan mengapa tidak ada tempat bagi-Nya di penginapan. Kemudian bacalah Wahyu 11:15, "... terdengarlah suara keras di surga yang berkata, 'Pemerintahan dunia telah menjadi pemerintahan Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Dia akan memerintah selama-lamanya.'" Bicarakan tentang bagaimana Yesus akan datang kembali untuk memerintah dan berkuasa sebagai Raja kita. (Dari Mary Larmoyeux) (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Family Life
Alamat situs : https://www.familylife.com/articles/topics/holidays/featured-holidays/christmas/10-ways-to-talk-about-christ-this-christmas/
Judul asli artikel : 10 Ways to Talk About Christ This Christmas
Penulis artikel : Tim Family Life