Cerita/Kesaksian

Tukar-Menukar Doa: Hadiah Doa

Di sekolah minggu gereja kami, Gereja Sidang Jemaat Allah, tahun lalu diumumkan supaya kami mengundi nama seseorang untuk saling menukarkan hadiah. Saya mengeluh. Sesuatu akan ditambahkan pada daftar pekerjaan saya yang sudah terlalu panjang! Tetapi pertukaran hadiah kali ini agak berbeda. Kami diminta untuk "menghadiahkan doa". Selama satu bulan kami harus mendoakan seseorang.

Revival di Himalaya

Beberapa tahun yang lalu pada waktu Natal yang bersalju, Kaleb (bukan nama sebenarnya) ingin pergi berbelanja. Dia adalah orang baru di Himalaya dan ingin jalan-jalan di kota sebelum meneruskan perjalanannya. Ketika itu dia memperhatikan para pejalan kaki berkerumun mengelilingi seorang gadis yang tidak sadarkan diri karena kerasukan. Gadis itu berteriak dan memutuskan rantai yang dipakai orang-orang untuk mengikatnya. Seorang dukun mencoba untuk mengusir kuasa jahat itu, tetapi tidak menunjukkan hasil.

Hadiah Sesudah Natal

Kesaksian berikut ini merupakan satu cerita indah yang dapat Anda sampaikan kepada anak-anak SM Anda. Intinya adalah hadiah Natal tidak selalu harus berbentuk barang, tetapi sedikit tindakan kasih merupakan pemberian terindah bagi seseorang.

Waktu itu bulan Juni. Di luar bunga-bunga berkembang, matahari bersinar, dan saya sedang menikmati sebuah hadiah Natal.

Pada musim panas yang lalu, Danny, seorang anak di dekat tempat tinggal saya menanyakan apakah ia dapat memotong rumput di halaman saya dengan upah dua dolar.

Pages